Marquez Belum Bisa Tentukan Pesaing Terberatnya di MotoGP 2019 Share this
MotoGP
Mode baca

Marquez Belum Bisa Tentukan Pesaing Terberatnya di MotoGP 2019

Insan Akbar
pada 6 hari yang lalu

BANDUNG – Marc Marquez, Juara Dunia MotoGP 2018, tak ingin buru-buru mengatakan siapa saja pesaing terberatnya di musim yang baru nanti. Ia sendiri masih percaya diri dapat mempertahankan gelar meski hasil tes pramusim di Malaysia beberapa waktu lalu sangat kompetitif.

Hal tersebut ia ucapkan dalam konferensi pers dan sesi-jawab pada hari pertama dari dua hari kunjungannya di Bandung, 9 – 10 Februari. Di ‘Kota Parahyangan’, Marquez menjalani cukup banyak aktivitas seperti berkeliling kota dengan bandros, bertemu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ketika itu ia sempat dikasih kujang hingga dikejar emak-emak.

Ia juga menghadiri peluncuran Astra Honda Racing Team 2019 plus CB650X, menyapa para penggemar di Honda Sport Motorshow sampai bermain angklung di Saung Angklung Mang Udjo.

Marquez beberapa hari sebelumnya baru saja menjalani tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Di sana, beberapa tim pabrikan menjadi komponen baru, termasuk tim Repsol Honda Team yang menjajal mesin baru.

“Tentu mereka (tim-tim pesaing) bekerja sangat keras. Kami pun demikian. Semua lawan, semua pabrikan terus berkembang. Nanti sebelum seri-seri pertama di Qatar, Argentina, dan lain-lain akan sangat sulit mengetahui kemampuan masing-masing, siapa yang paling cepat, siapa yang akan ada di podium, siapa yang terkuat,” ujarnya menanggapi pertanyaan Otospirit.com.

‘Semua Bisa Cepat Di Tes Pramusim’
Tes pramusim MotoGP 2019 di Sepang berlangsung pada 6-8 Februari. Selama tiga hari, pembalap tercepat di akhir sesi silih berganti.

Marquez, Juara Dunia MotoGP lima kali, sempat menjadi yang tercepat pada hari pertama diikuti oleh Alez Rins dari Tim Suzuki Ecstar serta Maverik Vinales dari Tim Monster Yamaha.

Di hari kedua, pebalap terkencang ialah Rins serta Vinales, disusul Jack Miller dari Pramac Ducati. Marquez sedikit tercecer di urutan kedelapan.

Adapun hasil tes hari ketiga adalah Danilo Petrucci dari Ducati, Francesco Bagnaia dari Pramac Ducati, Jack Miller. Marquez berada di posisi kesebelas.

Marquez mengaku tidak dalam kondisi 100 persen ketika di Sepang. Ia terhalang kondisi bahunya yang baru menjalani operasi.

“Di tes sangat mudah menjadi cepat. Anda menjalani banyak putaran, karet ban telah menempel di trek, Anda punya banyak cengkeraman. Karena itu kami melihat banyak waktu putaran sangat dekat. Banyak ‘fun ride’ di tes pramusim,” komentarnya mengenai hal itu.

Ia juga mengatakan bahwa tim masih mencari setelan terbaik untuk torsi, tenaga, serta kontrol di mesin terbaru Repsol Honda. Namun, ia optimistis bisa mendapatkan setelan terbaik dan kembali bertarung mempertahankan gelar juara di balapan pertama di Qatar pada Maret.

“Balapan di Qatar akan sulit karena semua tim mengadakan tes pramusim di sana sebelum balapan dimulai dan kami ada di sana dalam kondisi setara. Saat kami ada di sana kami akan lihat sedikit lebih banyak lagi kondisinya. Tapi saya pikir seperti yang lalu-lalu semua pebalap Yamaha, Ducati, rekan saya, mereka akan cepat dan saya akan menjadi lebih cepat dari mereka semua,” tutup dia. [Xan/Ari]


Komentar