Marquez Dikasih Kujang Hingga Dikejar Emak-Emak di Bandung Share this
MotoGP
Mode baca

Marquez Dikasih Kujang Hingga Dikejar Emak-Emak di Bandung

Insan Akbar
pada 09 Februari 2019

BANDUNG – Pebalap Repsol Honda Team Marc Marquez diterima oleh Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, di kantornya dan diberikan cendera mata khas Jawa Barat pada Sabtu (9/2/2019). Menariknya, di sela-sela agenda tersebut, ada emak-emak yang gigih mengejar dan menerobos Marquez untuk melakukan swafoto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Marquez melakukan kunjungan dua hari ke Bandung di sela-sela tes pramusim MotoGP 2019. Pada hari pertama, ia berkeliling Bandung dengan bus bandros bersama Repsol Honda Team plus para komunitas sepeda motor Honda di kota tersebut.

Tour diakhiri di Gedung Sate dan ia pun beramah-tamah dengan Ridwan Kamil. Setelah berbincang-bincang di ruang kerja sang gubernur, keduanya lalu ke halaman gedung untuk berfoto.

Ridwan didaulat menunggangi Honda CMX 500 Rebel, sementara Marquez berada di atas jok Honda CBR250RR. Kemudian, gubernur yang memiliki sapaan akrab Kang Emil ini memberikan Kujang, senjata khas Jawa Barat, sebagai kenang-kenangan.

“Dia (Marquez) pada dasarnya senang ada di sini dan diajak naik bandros dengan komunitas motor. Kemudian saya sampaikan ke dia bahwa saya bisa bahasa Spanyol sedikit karena waktu bekerja di Amerika Serika pernah berkomunikasi dengan bahasa itu. Saya bilang ‘mucho trabajo, mucho dinero’. Trabajo itu artinya kerja, dinero uang. Jadi kata saya ‘banyak kerja banyak uang’,” ucap Kang Emil.

Tak hanya itu. Kang Emil juga mengajari bahasa sunda yakni ‘sampurasun’ yang merupakan kata sapaan bagi orang-orang Sunda.

Emak-emak
Setelah beramah-tamah, berfoto, dan menerima Kujang dari Kang Emil, Marquez digiring ke busnya untuk pergi. Namun, di antara para penggemarnya yang sudah berkumpul, ada satu emak-emak yang nekat berusaha menerobos para pengawal. Tentu saja ia ditahan oleh barikade pengamanan.

“just one minute Marquez, just one minute (hanya satu menit Marquez, hanya satu menit),” teriaknya hingga menangis histeris.

Melihat emak-emak tersebut, Marquez memintanya dibiarkan naik ke tangga pintu masuk bus. Emak-emak yang kemudian diketahui bernama Renny ini terjadi ingin berswafoto dengan sang pebalap. Marquez pun melayaninya.

“Saya yakin Marquez itu orangnya baik. Dia baik, kok. Makanya tadi dia mau bangun lagi (dari kursi bus) terus ke luar,” kata Renny ketika diwawancarai para wartawan. [Xan/Ari]


Komentar