Bosch Help Connect, Pertolongan Pertama untuk Bikers Share this

Bosch Help Connect, Pertolongan Pertama untuk Bikers

Denny Basudewa
pada 08 Juni 2020

Foto: Bosch Help Conncet

GERLINGEN – Bosch menciptakan software yang dapat membantu para pengendara motor yang mengalami kecelakaan.

Sepedamotor merupakan kendaraan yang paling rentan mengalami kecelakaan. Alat transportasi satu ini membutuhkan keseimbangan ketika melakukan sebuah perjalanan. Sehingga dalam mengendarai motor, sangat memerlukan konsentrasi tinggi dan mengatur keseimbangan dengan baik.

Para pengguna sepedamotor juga rentan dengan risiko kecelakaan yang tinggi. Berbeda dengan mobil yang mampu melindungi tubuh dari benturan secara langsung. Meskipun telah menggunakan berbagai atribut keselamatan, namun risiko cedera pada anggota tubuh yang parah tetap menghantui.

Pengguna sepedamotor saat mengalami kecelakaan pada umumnya tidak bisa menghubungi petugas medis. Berbeda ceritanya tatkala melakukan perjalanan touring, rekan lainnya bisa datang membantu. Namun jika melakukan perjalanan sendirian dan terjadi kecelakaan, tidak ada yang bisa dilakukan selain mengharap bantuan orang lain.

Melihat kondisi tersebut beberapa produsen telah menciptakan alat bantu untuk menghubungi petugas medis. Seperti yang dilakukan BMW melalui ECALL system, adapula produsen helm yang menghadirkan perangkat serupa. Alat tersebut secara otomatis memanggil petugas medis untuk datang membantu.

Bosch Help Connect bekerja dengan algoritma kecelakaan nan pintar. Tertanam pada ECU kendaraan, fitur ini berinteraksi dengan Bosch smartphone untuk mengirimkan data ke Bosch Service Center. Dengan ini pengguna motor yang mengalami kecelakaan bisa langsung mendapat respon secara cepat.

“Help Connect menggambarkan sejumlah informasi dari Bosch Motorcycle Stability Control dan lebih spesifik lagi dari inertial sensor unit. Dengan kecepatan 1/100 detik, sensor ini mengirimkan data mengenai akselerasi dan kecepatan menikung dan posisi obyek. Sensor dapat mendeteksi secara otomatis motor yang terlibat kecelakaan,” tulis pihak Bosch.

Untuk mendapatkan layanan ini, Anda harus menjadi orang Jerman atau paling tidak tinggal di sana. Karena aplikasi ini baru berfungsi untuk negara itu dan bahasa yang tersedia baru Inggris dan Jerman. [Dew/Idr]


Komentar