Mengenal Berbagai Kode Ban Share this
Tips
Mode baca

Mengenal Berbagai Kode Ban

Denny Basudewa
pada 12 Desember 2018

Foto: Kode pada ban

JAKARTA – Ban mobil maupun motor memiliki sejumlah kode yang menunjukkan kemampuan, ukuran hingga struktur.

Dari semua kode yang terdapat dari ban, tidak banyak orang yang tahu secara spesifik artinya. Dengan pemahaman yang salah, pada akhirnya konsumen sendiri yang dirugikan. Mitos salah seputar ban juga membuat konsumen semakin sulit menentukan pilhannya.

"Secara garis besar, ban memiliki fungsi untuk menyangga beban dari kendaraan. Pada mobil, bebannya ditopang oleh empat ban secara bersamaan. Sedangkan pada motor bebannya ditumpu oleh dua ban," kata Zulpata Zainal dari PT Gajah Tunggal, produsen ban GT Radial.

Fungsi lainnya dari ban adalah meneruskan daya dorong dari mesin. Hasil pembakaran mesin kemudian disalurkan kepada ban sehingga terjadi pergerakan. Selain itu, ban juga berfungsi ketika kendaraan melakukan pengereman untuk menghentikan laju.

Ban juga menjadi faktor penentu kendaraan untuk melakukan manuver. Alat kemudi yang digunakan untuk mengatur arah kendaraan, sangat bergantung pada kualitas ban. Semakin baik kualitas dari ban, maka kendaraan semakin mudah dikendalikan.

Ban kode pada ban

Fungsi terakhir dari sebuah ban adalah peredaman. Produk berbahan karet yang bagus harus mampu meredam getaran ketika kendaraan melintasi jalan tidak mulus. Artinya semakin baik ban yang digunakan, maka kendaraan akan semakin nyaman dikendarai.

Kemudian pada bagian samping terdapat beberapa kode yang belum diketahui banyak orang. Kode inilah yang menjadi acuan konsumen dalam menentukan pilihan. Berikut beberapa kode yang pada umumnya terlihat pada dinding ban.

205/65 R16 95 H

205 = Lebar penampang

65 = Aspek rasio

R = Struktur Radial

16 = Diameter Pelek

95 = Indeks beban

H = Batas Kecepatan

Tertera pada kode paling kiri adalah lebar penampang ban. 205 maka ban yang digunakan memiliki lebar 205 mm. Sementara 65 merupakan aspek rasio tinggi ban. Cara menghitungnya adalah 205x65 persen maka didapatkan hasil tingginya 133 mm.

ban Load index ban (Source: GT Radial)

Terdapat beberapa seri ban yang dapat dipilih oleh konsumen, semakin besar angkanya maka ukurannya lebih lebar dan tinggi.

Sementara untuk kode 95 dan H seperti dikatakan di atas merupakan indeks beban serta kecepatan. 95 disebutkan bahwa ban dapat menopang beban seberat 690 kilogram. Maka untuk mobil, keempat ban dapat memikul bobot hingga 690 x 4 = 2.760 kilogram atau 2.7 ton.

ban pilihan pattern ban

Kode H pada ban disebutkan dapat dipacu dengan kecepatan maksimal 210 kmj. Jika kendaraan melebihi batas tersebut, maka dikhawatirkan ban tidak bisa memberikan grip maksimal sehingga berbahaya bagi pengendara.

Selain kode-kode di atas, pada umumnya terpampang sebuah kata seperti Champiro, Savero dan Maxtour. Ini merupakan kode dari pattern ban yanng diterapkan oleh produsen.

Jadi jangan salah memilih ban ya OS Lovers. [Dew/Ari]


Komentar