7 Tips Jika Mobil Anda Terendam Banjir Share this
Tips
Mode baca

7 Tips Jika Mobil Anda Terendam Banjir

Ahmad  Richad
oleh Ahmad Richad
pada 02 Januari 2020

Foto: Ilustrasi mobil terendam banjir

JAKARTA - Curah hujan yang tinggi membuat sebagian wilayah Jabodetabek terendam banjir. Tidak hanya rumah namun banyak juga kendaraan yang terparkir ikut terendam.

Kendaraan yang terendam banjir tentu saja akan berpotensi mengalami kerusakan, namun jika anda tidak sempat mengevakuasi kendaraan pada saat terjadi banjir, anda dapat melakukan beberapa pertolongan pertama pada mobil anda, yaitu:

1. Lepas kabel listrik plus dan minus pada aki 

Hal tersebut dapat dilakukan dengan membuka kap mesin, kemudian cari aki dan lepas kabel plus minusnya, demi menghindari korsleting listrik pada kendaraan anda.

2. Gunakan gigi satu untuk parkir 

Jika kendaraan terendam banjir, jangan aktifkan rem parkir atau rem tangan, hal ini dilakukan demi menghindari kampas rem menempel dengan pelat tromol atau cakram. Sebagai gantinya, untuk mobil manual amankan dengan memasukkan gigi satu dan pada matik tetap posisikan transmisi pada P. 

3. Pindahkan mobil ke tempat yang lebih kering

Jika banjir sudah surut, segeralah pindahkan mobil anda ke tempat yang lebih kering dan aman. Namun, jangan nyalakan terlebih dahulu mesin mobil guna menghindari korsleting dan masalah pada mesin.

4. Keringkan mobil selama 24 jam 

Saat mobil sudah dipindahkan ke tempat yang aman, jangan sesekali mencoba untuk langsung menghidupkan mesin. Setidaknya biarkan selama 24 jam atau satu hari penuh agar kendaraan anda benar-benar kering. 

Jika anda memaksa menghidupkan mesin dalam kondisi kendaraan belum kering maka akan terjadi kerusakan fatal pada water hammer dan bisa menyebabkan mesin jebol.

5. Cek kondisi oli mesin 

Jika sudah kering cobalah periksa oli mesin melalui dipstick, guna melihat apakah ada air masuk pada sistem lubrikasi. Bisa dilihat jika oli mesin mobil tidak tercampur air maka warnanya akan kuning kehitaman. Namun jika sudah tercampur dengan air, warna olinya menjadi putih dan sedikit berbusa. Ingat jangan sekali-kali hidupkan mesin bila ada air masuk.

6. Cek kondisi tangki BBM

Selain cek kondisi pelumas, anda juga harus melihat kondisi tangki BBM, jika kemasukan air maka sesegera mungkin untuk menguras dan membersihkannya. Sebab jika BBM tercampur dengan air, dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mesin dan mobil dapat mogok tiba-tiba.

7. Bawa mobil ke bengkel

Tahap akhir setelah anda melakukan semua langkah di atas, agar lebih aman dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kepada kendaraan.

Segeralah bawa mobil anda ke bengkel atau menghubungi mekanik untuk memeriksa secara lebih mendalam. [Ric/Idr]


Komentar