Pertamina Hadirkan Pertamax EURO 4 di Ibukota Share this
Berita Mobil
Mode baca

Pertamina Hadirkan Pertamax EURO 4 di Ibukota

Denny Basudewa
pada 26 Agustus 2019

Foto: Pertamina

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) telah merampungkan Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) yang telah dikelola Refinery Unit (RU) IV Cilacap pada akhir Juli 2019.

Dengan rampungnya PLBC, dikatakan bahwa kilang Cilacap yang memproduksi Pertamax Series meningkat signifikan dari 1.0 juta barrel menjadi 1.6 juta barrel per bulannya. Kilang di Cilacap yang telah beroperasi secara penuh ini telah bertambah kapasitas produksinya dan kualitasnya sesuai dengan standar EURO 4.

Kilang Cilacap merupakan salah satu kilang besar Pertamina yang berperan dalam menjaga swasembada dan kemandirian energi nasional. Kapasitas operasi menyumbang sekitar 33,4 persen dari total kapasitas kilang nasional,” Ignatius Tallulembang, Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina.

Menurutnya, EURO 4 merupakan standar mutu gas buang kendaraan yang ditetapkan oleh negara-negara Uni Eropa untuk menjaga kualitas udara. Semakin tinggi standar EURO yang ditetapkan maka semakin kecil batas kandungan karbondioksida, sulfur dan partikel yang berdampak negatif pada manusia dan lingkungan.

“Beroperasinya PLBC secara penuh menemukan momentum yang tepat, karena produk yang dihasilkan akan menjadi solusi untuk mengatasi polusi udara, termasuk di wilayah Jakarta,” lanjut Tallulembang.

Saat konstruksi, PLBC menyerap sekitar 2.500 tenaga pekerja, di mana lebih dari 70 persen di antaranya adalah pekerja lokal Cilacap. Selama proyek berlangsung hingga tanggal 29 Juli 2019, telah dicapai 17 juta lebih jam kerja aman.

Melalui PLBC ini, Pertamina berharap dapat meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan oleh kilang sehingga menjawab isu lingkungan, meningkatkan kapasitas kilang, serta pengembangan bisnis petrokimia.

Selain ketersediaan BBM berkualitas di Jakarta dan sekitarnya, peningkatan produksi Pertamax juga dapat mengurangi impor BBM. [Dew/Idr]


Komentar