Fitur TMPS di Mobil Kurang Disukai Anak Muda Share this

Fitur TMPS di Mobil Kurang Disukai Anak Muda

Denny Basudewa
pada 03 Februari 2019

JAKARTA – Goodyear Auto Service dan Just Tires merilis hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pengemudi di usia muda kurang tertarik dengan fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa pengemudi di usia muda lebih tertarik dengan emoji populer, daripada harus memahami simbol peringatan yang muncul dari fitur TMPS. Hal ini dikatakan menjadi penyebab terjadinya kerusakan pada ban hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Pabrikan ban asal Amerika Serikat ini melakukan studi kepada 1.000 orang di negeri Paman Sam tersebut. Adapun dari jumlah tersebut 49 persen merupakan pengemudi di usia muda. Sementara 39 persen dari generasi muda ini kurang memahami simbol peringatan dari TPMS.

Goodyear sebagai perusahaan produsen ban terkemuka di dunia melihat kebutuhan edukasi pada pengemudi terkait TPMS dan berinisiatif menjadikan Goodyear Branded Outlet (GYBO)sebagai tempat bagi para pengemudi berkonsultasi mengenai TPMS dan melihat kondisi tekanan angin pada ban mobil mereka,” Fred Thomas, VP dan GM Goodyear Retail Amerika melalui siaran persnya.

TPMS sendiri merupakan sebuah sistem elektronik yang dirancang untuk mengawasi tekanan angin pada ban kendaraan. Sehingga fitur ini memudahkan pengemudi untuk dapat mengetahui kondisi ban mobil mereka secara benar.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ada beberapa kemungkinan penyebab tanda TPMS pada mobil menyala antara lain karena terjadinya kebocoran ban, kerusakan pada velg ataupun adanya perubahan suhu yang ekstrim karena cuaca. Tekanan angin yang tidak sesuai pada saat mobil berjalan juga dapat menyebabkan keausan telapak ban yang tidak merata, bensin yang boros serta buruknya pengendalian kendaraan. [Dew/Ari]


Komentar