Tips Merawat Helm Selama Mudik Share this
Tips
Mode baca

Tips Merawat Helm Selama Mudik

Denny Basudewa
pada 31 Mei 2018

JAKARTA – Libur Lebaran segera tiba, aktivitas mudik ke kampung halaman menjadi rutinitas yang umum terjadi di Indonesia setiap tahunnya.

Dalam menjalani mudik Lebaran, banyak moda transportasi yang biasa digunakan oleh masyarakat Indonesia. Baik transportasi darat, laut hingga udara pada umumnya mengalami peningkatan setiap libur Lebaran.

Bagi pemudik yang memilih transportasi darat, terdapat beberapa pilihan moda transportasi. Mereka bisa memilih kereta, bis, mobil pribadi hingga sepedamotor. Jenis kendaraan yang terakhir disebut, masih menjadi salah satu moda transportasi idaman dari pemudik, meskipun tidak dianjurkan oleh Pemerintah.

Sepedamotor dipilih karena merupakan kendaraan yang paling efisien. Selain itu menggunakan kuda besi juga sangat praktis digunakan dan bisa terhindar dari kemacetan panjang. Meskipun alat transportasi ini memiliki risiko yang cukup besar.

Bagi para pemudik yang menggunakan sepedamotor, tentunya harus mementingkan faktor keselamatan. Perangkat keselamatan seperti helm, sarung tangan, sepatu hingga jaket mutlak digunakan ketika mudik.

Terutama helm yang berfungsi untuk melindungi organ tubuh yang sangat penting. Komponen satu ini memerlukan perawatan agar performanya tetap prima selama mudik.

Erik Saputra selaku pembalap Supersport Tanah Air dan petinggi dari Prime Gears apparel bikers shop di kawasan Bintaro, memberikan beberapa tips dalam merawat helm kesayangan. Pria ramah ini merupakan salah satu pakar helm karena memiliki pabrik pelindung kepala sendiri.

“Yang paling penting dalam merawat helm adalah jangan pernah membiarkan dalam kondisi lembab. Karena kalau lembab bisa membawa penyakit dan merusak beberapa komponen dari helm,” ujar Erik.

Menurutnya, helm yang digunakan para pemudik biasanya digunakan dalam waktu yang cukup lama. Hal ini pada umumnya membuat helm basah karena terkena keringat si penggunanya. Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena akan mengganggu kenyamanan.

“Jemur helm agar tidak lembab. Lalu copot busa-busanya agar keringnya menyeluruh. Pastikan juga mencuci helm setelah dipakai mudik,” jelasnya kemudian.

Tahapan dalam mencuci helm sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit. Artinya bisa dilakukan di rumah dengan mengandalkan beberapa peralatan sehari-hari seperti sabun, sikat gigi, lap microfiber dan air bersih tentunya.

Mencopot busa helm atau biasa disebut padding adalah yang paling utama. Bagian-bagian tersebut bisa direndam dengan air hangat beserta sabun. Pada umumnya orang-orang merendam busa helm dengan menggunakan shampoo bayi, karena kandungan kimianya paling aman.

Sementara untuk bodi helm, sebaiknya menggunakan lap microfiber agar tidak merusak bagian cat dari helm. Hal ini juga berlaku untuk kaca atau visor dari pelindung kepala tersebut.

Namun jika Anda tidak mempunyai waktu untuk melakukan semua tahapan di atas, saat ini telah banyak tersedia tempat pencucian helm yang berkualitas. Menyerahkan pada ahlinya adalah pilihan yang bijak untuk membuat helm kesayangan kembali tampil prima. [Dew/Ari]


Komentar