Volvo Pelan-pelan Tinggalkan Mesin Diesel Share this
Berita Mobil
Mode baca

Volvo Pelan-pelan Tinggalkan Mesin Diesel

Denny Basudewa
pada 18 Mei 2018

Foto: Volvo S60

GOTHENBURG – Volvo menegaskan untuk tidak lagi mengembangakan mesin diesel, seiring dengan pesatnya perkembangan era hybrid maupun listrik murni.

Dikatakan bahwa mulai 2019, produk yang ditawarkan oleh Volvo adalah mild-hybrid, plug-in hybrid atau mobil listrik bertenaga baterai. Era mesin diesel akan habis pada masa itu, kemudian harapannya pada 2023 mesin konvensional sudah tidak lagi terpakai.

“Nantinya semua akan berbasis listrik dan tidak lagi generasi baru dari mesin diesel. Kami hanya akan menggunakan mesin konvensional dengan versi hybrid atau listrik murni,” ujar Hakan Samuelsson.

Volvo dikatakan akan mulai memasarkan versi hybrid ringan di Eropa dan Amerika Serikat pada tahun depan. Produk pertama yang mereka tawarkan adalah S60 yang diproduksi di pabrik Charleston, di South Carolina.

Setelah sukses dengan rencananya pada 2019, Volvo berharap pada 2025 nantinya 50 persen penjualan berasal dari produk listrik murni. Adapun China menjadi basis produksi mobil listrik mereka yang dimulai pada 2019.

China sendiri dianggap tempat yang paling tepat untuk memproduksi kendaraan-kendaraan listrik. Produsen kendaraan yang berasal dari Swedia tersebut bahkan menyatakan kualitas produk China, lebih baik daripada buatan Eropa.

Volvo mengatakan bahwa mesin bakar yang digunakan untuk menemani baterai listrik, merupakan memiliki konfigurasi 4-silinder dengan penggerak empat-roda (AWD). Jantung mekanis tersebut akan digunakan pada beberapa model mereka seperti V60, XC60, XC90, S90 dan V90. [Dew/Ari]


Komentar