Samsung dan Harman Fokus Kembangkan Teknologi Mobil Otonom Share this

Samsung dan Harman Fokus Kembangkan Teknologi Mobil Otonom

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 10 Januari 2018

Foto: Digital Cockpit Samsung dan Harman

LAS VEGAS - Samsung dan Harman International menciptakan inovasi baru untuk mobil-mobil masa depan.

Dengan berkembangnya teknologi di dunia otomotif dunia, kebutuhan produsen mobil akan fitur-fitur canggih juga semakin tinggi. Mobil otonom yang diprediksi akan menjadi mobil masa depan dipastikan membutuhkan beragam fitur pendukung untuk dapat memberikan kenyamanan lebih kepada konsumen.

Melihat kebutuhan tersebut, Samsung telah menjalin kerjasama dengan Harman International untuk menghadirkan beragam inovasi bagi para produsen mobil dunia. Bertempat di CES 2018, Samsung kenalkan sistem kamera terbaru yang telah dilengkapi dengan collison warning, lane-departure warning dan adaptive cruise control.

Produsen teknologi asal Korea Selatan ini berencana untuk dapat segera memasarkan produk tersebut namun tidak di tahun ini. Samsung dan Harman International akan membuat mesin khusus untuk dapat memproduksi kamera canggih ini.

Selain kamera canggih, kolaborasi kedua raksasa teknologi ini juga menunjukkan Digital Cockpit pertama hasil kerjasama ini. Digital Cockpit ini akan memudahkan konsumen untuk menyesuaikan kondisi kendaraan dengan selera konsumen.

Guna membuat personalisasi baru, konsumen hanya perlu menciptakan profil baru dari smartphone dan cloud yang tentunya telah terkoneksi dengan Digital Cockpit ini. Digital Cockpit ini diklaim memiliki ukuran yang hampir sama dengan milik Byton yakni sebesar 49”.

Tentunya dengan adanya Digital Cockpit, konsumen akan membutuhkan koneksi internet yang jauh lebih baik. Oleh karena itu Harman dan Samsung sedang berencana untuk menghadirkan koneksi berteknologi 5G untuk mobil.

Proyek ini dinilai sangat besar dan memiliki potensi sangat besar di masa depan. Wajar apabila kerjasama Samsung dan Harman ini senilai Rp 107,6 triliun pada Maret 2017.

Sedangkan pada September 2017, Samsung juga membuat strategi bisnis dengan Harman untuk teknologi otonom dan advanced driver assistance. Kedua perusahaan teknologi ini menginvestasikan dana hingga Rp 4 triliun kepada perusahaan startup yang bergerak di bidang teknologi dan otomotif. [Amo/Ari]


Komentar