Harman Buat Sistem Pengenal Kebiasaan Pengemudi Share this

Harman Buat Sistem Pengenal Kebiasaan Pengemudi

Denny Basudewa
pada 10 Juni 2019

Foto: Harman

STAMFORD – Harman mengembangkan teknologi dalam kendaraan yang akan menjadi fitur penting dalam berkendara, setidaknya pada lima tahun ke depan.

Perusahaan di bawah naungan Samsung tersebut memang tidak mengembangkan mobil terbang atau otonom seperti yang dilakukan beberapa produsen lainnya. Namun para insinyur Harman mengembangkan fitur dalam mobil yang dipercaya akan sangat dibutuhkan dalam perjalanan.

“Dalam lima tahun ke depan, saya yakin akan ada transisi besar dari user interfaces (UI) yang eksplisit ke implisit. Secara otomatis program dalam kendaraan akan memberikan seluruh informasi yang dibutuhkan pengguna,” kata Stefan Marti, Vice President of Future Experience & AI at Harman di laman resminya.

Ia menganalogikan eksplisit sebagai keyboard komputer yang memiliki tugas untuk melakukan berbagai perintah kerja. Dengan adanya inovasi baru dari Harman, kendaraan akan memberikan penggunanya stimulus sehingga tampil implisit.

Harman Over-The-Air (OTA), adalah sebuah platform baru yang akan mengunduh pembaruan perangkat lunak pada malam hari di kendaraan. Sehingga pada keesokan harinya pengemudi sudah mendapatkan edisi terbaru pada software di kendaraannya.

Harman juga melihat adanya kebutuhan untuk memantau gerak-gerik pengendara sehari-hari. Teknologi ini akan mencatat kebiasaan pengemudi, membaca ekspresi wajah, respon emosional, beban kognitif, variabilitas detak jantung dan masih banyak lagi.

Teknologi yang dinamakan Driver Monitoring System (DMS) ini akan mengidentifikasi sistem mana yang benar-benar berfungsi pada pengendara. Adapun semua laporan dilakukan secara otomatis oleh kendaraan.

Selain itu, mereka juga mengembangkan fitur audio pintar yang dapat membuat mood berkendara tetap stabil. Sistem ini akan mengidentifikasi kebutuhan pengendara akan suguhan musik dalam perjalanan.

“Di Harman, kami bertujuan untuk merevolusi cara orang berinteraksi dengan ekosistem digital, guna meningkatkan kehidupan mereka melalui cara bermakna dan elegan. Di masa depan, kapabilitas personalisasi sejati akan memungkinkan perangkat kami meningkatkan kemampuan tanpa perintah secara terus menerus,” tutur Stefan. [Dew/Idr]


Komentar