Pertamina Lubricants Donasi APD Untuk Tenaga Medis Covid-19 Share this
Berita Mobil
Mode baca

Pertamina Lubricants Donasi APD Untuk Tenaga Medis Covid-19

Ahmad  Richad
pada 23 Maret 2020

JAKARTA - Di tengah meningkatnya gelombang wabah Covid-19 di Jakarta. Beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 masih kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dalam menangani pasien virus corona.

Dalam hal ini, Pertamina Lubricants bekerja sama dengan distributor pelumas Pertamina untuk memberikan bantuan berupa perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) standar WHO senilai Rp. 224.497.900.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Ageng Giriyono mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian bersama antara Pertamina Lubricants dan distributor pelumas Pertamina. 

“Kami juga ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh dokter, perawat dan tim medis lainnya yang sudah bekerja keras dengan setulus hati tanpa mengenal lelah dalam menangani pasien. Semoga bantuan ini bermanfaat,” tambah Ageng, dalam keterangan resminya, Senin (23/3/2020).

Bantuan tersebut diberikan melalui Pertamina Bina Medika (PBM) dan disalurkan ke dua rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yakni Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dan Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ). 

Adapun untuk rinciannya, alat perlindungan diri tersebut meliputi head cap, coverall, sarung tangan, masker 1869 N95, safety goggle, face shield dan shoes cover.

Rita Marina, perwakilan distributor Pelumas Pertamina, PT Nusaraya Energi Utama juga menyampaikan bahwa para distributor pelumas Pertamina berkontribusi bersama-sama membantu para tenaga medis untuk bisa berperan secara maksimal. 

“Kami berharap agar badai ini bisa cepat berlalu dan semua masyarakat bisa juga berkontribusi dengan bantuan sekecil apapun termasuk mematuhi himbauan Pemerintah untuk tetap dirumah. Dan semoga kita semua diberikan kekuatan, ketabahan dan kesehatan dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap Rita.

Sebagai informasi, dari data yang diterbitkan pemerintah Indonesia pada Minggu 22 Maret 2020 pasien positif sudah mencapai 514 orang, 48 meninggal dan 29 orang sembuh. [Ric/Idr]


Komentar