Mengenal Fungsi Steering Damper di Motor MotoGP

Fungsi Steering Damper Motor

MADRID – Steering damper punya peran penting memengaruhi kinerja motor pembalap MotoGP, utamanya saat memasuki hingga keluar tikungan.

Keandalan pembalap tak lepas dari setup motor yang sempurna. Apalagi, sekarang ini barisan kuda besi itu sudah didukung sektor elektronik canggih. Namun, bukan berarti adaptasi mereka terhadap motor hanya berasal dari faktor itu saja. Terutama jika berkaitan dengan handling.

Terdapat satu perangkat yang nyatanya memiliki peran penting untuk memaksimalkan pengendalian pembalap pada tunggangan. Alat tersebut adalah steering damper atau lebih gampang disebut stabilisator setang.

Sebuah peranti seperti shock breaker kecil yang terpasang sebagai penghubung antara setang dan fork depan motor. Alat ini berfungsi untuk memberikan kestabilan pada motor dan bisa disetel sesuai keinginan pembalap.

Pada motor MotoGP terdapat perbedaan dampak yang diberikan ketika steering damper dibuat lembut maupun keras. Pertama adalah apabila steering damper disetel lembut, maka pergerakan setang akan lebih mudah.

Namun, stabilitas motor saat di tikungan menjadi berkurang. Hal itu jelas berdampak negatif pada kontrol motor ketika berakselerasi keluar tikungan. Dengan setelan terlalu empuk, kecenderungan motor mengalami goyangan atau wobble dari depan hingga belakang motor sangat besar.

Kedua, efek ketika steering damper dibuat keras. Pergerakan setang memang jadi terbatas di mana pembalap harus lebih banyak menggunakan badan agar motor nurut di tikungan. Tapi, hal positifnya adalah motor lebih stabil saat keluar tikungan karena gerakan setang minim. [Ary/Ari]