Test Ride Ban Pirelli Diablo Rosso Scooter untuk Yamaha XMax

JAKARTA – Penggunaan ban Pirelli Diablo Rosso Scooter mampu boosting pede para pengendara Yamaha XMax.

Yamaha XMax merupakan salah satu skutik  berdimensi di atas rata-rata, khususnya bagi orang Indonesia. Dengan dimensi panjang 2,160 mm, lebar 790 mm dan tinggi 1,385 mm plus berat 182 kg, minimal Anda harus bertinggi badan 170 cm plus-plus jika ingin benar-benar punya posisi mantap untuk menungganginya.

Setelah Anda mengatasi PR dimensi, tentunya akan menikmati rasa nyaman berkendara dengan Yamaha XMax, baik untuk aktivitas harian maupun dalam kota.  Dengan jarak sumbu roda 1.545 mm, skutik gambot ini punya center of gravity mantap, ini tentunya berimbas langsung pada sisi stabilitas.

Jadi jangan kaget jika first impressionnya di luar ekspektasi Anda. Jika tadinya berfikir bakal kesulitan dalam bermanuver di tengah padatnya lalu lintas, ternyata Yamaha XMax tergolong lincah.

Hal in juga ditunjang oleh akselerasi mesin Single cylinder, liquid-cooled, 4-stroke, SOHC berkapasitas 250 cc. Dengan tenaga 20 hp pada 7.500 rpm serta torsi 21 Nm di putaran 6.000 rpm, Anda bakal merasakan respon yang cukup baik. Apalagi saat bermain di rentang kecepatan 50 – 130 km/jam, Anda mungkin akan merasakan sesaat tak sadar sudah berjalan cukup kencang karena tersihir dengan kenyaman plus stabilitasnya.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, Otospirt.com merasakan gejala-gejala negatif berkendara terutama saat melakukan manuver melewati tikungan. Pada beberapa kesempatan motor terasa bergeser atau sliding, hal ini juga dirasakan ketika melintasi marka garis jalan.

Usut punya usut, tersangka dari gejala ini datang dari ban standar milik Yamaha XMax keluaran Dunlop. Duet karet hitam berukuran depan 120/70-15 (depan) dan 140/70-14 (belakang) ini terasa kurang nge-grip alias licin apalagi jika Anda berkendara saat hujan.

Solusi yang tepat untuk mengatasi hal ini adalah mengganti ban dengan merek after market dan salah satu rekomendasi adalah keluaran Pirelli bernama Diablo Rosso Scooter. Dan agar lebih mantap ukuran ban belakang diperbesar menjadi 150/70-14.

Untuk diketahui, sepasang (depan-belakang) ban yang di Indonesia dibuat oleh Astra Otoparts ini dibanderol sekitar Rp 1.750 jutaan. Otospirit.com juga memastikan mengisi ban dengan nitrogen bertekanan 30 psi (dan depan) dan 32 psi (ban belakang)

Dan benar saja, kesan yang langsung didapat adalah tereduksinya gejala negatif berkendara seperti menggunakan ban versi standar. Otospirit.com pun langsung melakukan manuver tipis-tipis di seputaran Jakarta, hasilnya tentu berbeda, pada titik ini rasa was-was yang sebelumnya menghantui berubah menjadi lebih pede. Namun pastinya tetap hati-hati serta mematuhi semua aturan lalu lintas.

Kecepatan pun Otospirit.com bangun perlahan tapi pasti dan langsung menagarahkan motor ke arah Sentul – Bogor. Ini tak lain karena beragam karakter jalan dapat ditemukan pada jalur tersebut.

Saat melintasi jalan-jalan luar kota yang turun-naik plus beragam tikungan, Yamaha XMax dapat melaluinya dengan baik. Rasa slide atau bergeser terutama saat melewati jalan menikung dan cenderung bahan pada saat pengujian nyaris tak terjadi lagi.

Salah satu kunci dari kehandalan ban Pirelli Diablo Rosso Scooter ternyata datang dari bahan dasarnya. Di antaranya adalah pengaplikasian bi-layer silica outer compound dengan kadar 20 persen di bagian tengah plus bagian side wall.

Jujur saja, semakin lama berjalan, Otospirit.com merasa makin pede berkendara dengan Yamaha XMax. Paduan bodi bongsor, center gravity ok serta ban Diablo Rosso Scooter terasa pas, artinya skutik ini dapat dikendalikan dengan nyaman dan aman.

Juga menarik adalah feeling yang relatif sama saat melintasi jalan kering maupun basah karena hujan. Yamaha XMax dapat melaju baik, ini juga tak lepas dari dukungan sistem suspensi belakang berkater medium plus rem ABS dan Traction Control System (TCS)

Fitur pertama tentunya membuat pengereman dapat lebih maksimal dalam beragam kondisi jalan. Sementara yang kedua bekerja untuk memastikan roda belakang tetap maksimal mencengkram aspal saat berakselerasi hingga slip dalam jalan basah atau licin. [Ari]