KLX 450 Susah Distarter, Beli Obatnya cuma Rp 100 Ribuan Share this
Tips
Mode baca

KLX 450 Susah Distarter, Beli Obatnya cuma Rp 100 Ribuan

Ary Dwinoviansyah
pada 08 Maret 2019

JAKARTA - Kawasaki KLX 450 ternyata punya satu penyakit yang bakal menyulitkan penunggangnya ketika beraksi di lintasan off-road.

Berbekal mesin 449 cc, chassis aluminium yang ringan, suspensi depan upside-down (USD) dan suspensi belakang Uni-Trak yang sudah dilengkapi gas-charged shock absorber menjadikan motor penggaruk tanah ini nyaman dikendalikan. Apalagi ditunjang pula dengan penyematan electric starter sebagai pendamping kick start. 

Tapi, rupanya ada kendala yang dihadapi pemilik KLX 450 terutama di Indonesia. Angga Kurniawan dari Anjany Racing Speed Shop mengatakan motor itu agak sulit distarter. Artinya, kemudahan dengan adanya starter elektrik tadi justru menjadi masalah. 

"Mungkin karena mengejar irit, motor ini susah distarter. Padahal, mereka yang beli biasanya pakai KLX 450 ini buat main enduro," buka Angga kepada Otospirit.com

Jika tidak ada insiden yang membuat motor terjatuh, namun mesin tetap menyala pastinya tak jadi persoalan. Tapi, bagaimana kalau sebaliknya? Makanya, Angga menyarankan mengganti pilot jet dan main jet bawaan KLX 450 ini dengan ukuran lebih besar. 

"Caranya mudah yaitu cukup ganti saja pilot jet 45 dan main jet 145 dari KLX 450 menjadi ukuran 48 (pilot jet) dan 148 (main jet). Pilihan mereknya juga banyak dan murah," sahut Angga lagi

Pria yang pernah memiliki tim balap ini mengatakan harga spare part itu berkisar 100 ribuan. Untuk pemasangan di bengkel mereka konsumen hanya dikenakan biaya Rp 150 ribu. 

Hanya saja, butuh effort lebih untuk mengganti pilot jet dan main jet tadi. Agar bisa membongkar karburator, bagian bodi KLX 450 seperti tangki bensin dan jok pun harus turut ditelanjangi. Tapi, hasilnya sangat signifikan karena begitu distarter mesin langsung menyala dan tarikan gas pun lebih responsif. [Ary/Ari]

Anjany Racing Speed Shop:
Jl Arteri Kelapa Dua No 21, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Telepon: (021) 536 792 39


Komentar