Kecelakaan di Bandung Masih Didominasi Motor Share this
Berita Motor
Mode baca

Kecelakaan di Bandung Masih Didominasi Motor

Adi Hidayat
pada 01 Oktober 2017

Foto: Lalu Lintas Bandung

BANDUNG – Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung saat ini masih dikuasai oleh sepedamotor.

Angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor mencapai 75 persen dari total kecelakaan lalu lintas di kota Kembang tersebut. Hal kecelakaan tersebut umumnya disebabkan karena kurang disiplinnya pengendara sepeda motor.

“Kecelakaan di kota Bandung itu didominasi oleh kecelakaan motor. Kecelakaan lalu lintas 75 nya disebabkan oleh pengendara sepeda motor tidak disiplin seperti naik trotoar, melebihi batas kecepatan dan memotong lampu perlintasan,” kata Ridwan Kamil, Walikota Bandung.

Meski demikian, Ia tetap bangga karena kecelakaan lalu lintas di kota Bandung secara umum sudah menurun. Ia mengatakan bahwa sejak 2015 Kota Bandung telah menjadi salah satu kota pilihan Bloomberg Foundation sebagai salah satu kota percontohan dari 10 kota di dunia yang aman berlalu lintas.

“Program ini diluncurkan tahun 2015 dan dievaluasi di Meksiko bulan lalu. Angka kecelakaan kota Bandung pun ternyata berhasil menurun 25 persen. Ini berkat edukasi dan rekayasa lalu lintas, perbaikan maka jalan dan jumlah CCTC yang ditingkatkan. CCTV juga sudah dilengkapi dengan speaker, jadi pelanggar lalu lintas akan langsung dimarahi oleh suara yang datang entah dari mana,” jelas Ridwan Kamil.

Tak hanya itu, untuk lebih meningkatkan tingkat keselamatan di jalan raya, Ia juga akan mengkampanyekan gerakan ‘don’t driving while driving. Hal ini karena masih banyak orang di Bandung yang gemar mengoperasikan handphone ketika mengemudi.

“Sebenarnya pengendara mobil di kota Bandung sudah safety. Nah kalo di Amerika tidak boleh mabuk, kalau kita (mengkampanyekan) don’t driving while texting. Jadi jangan bermain handphone sambil mengemudi. Saya lihat masih banyak yang melakukan nyetir sambil mengoperasikan hp. Banyak ibu2 di Bandung naik motor diselipin di jilbabnya. Hati2 karena kita harus konsentrasi di jalan,” tambah pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

Dengan adanya kampanye ini maka diharapkan lalu lintas di kota Bandung akan menjadi lebih aman ketimbang saat ini. Ia pun berharap pada tahun 2019, kota Bandung bisa jadi kota pecontohan di Indonesia dan ASEAN sebagai kota yang paling aman berlalu lintas. [Adi/Ikh]


Komentar