Jaguar Land Rover dan Ford Uji Connected Cars di Inggris Share this

Jaguar Land Rover dan Ford Uji Connected Cars di Inggris

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 24 Oktober 2016

Foto: Jaguar Land Rover dan Ford Siap Menyambut MAsa Depan

LONDON - Mobil terhubung satu sama lain (connected cars) akan "booming" di masa depan. Sebab konsep mobil seperti itu diduga salah satu cara untuk meminimalisir kecelakaan di jalan.

Selama ini beberapa produsen intens menguji coba mobil tersebut, di antaranya Jaguar Land Rover dan Ford yang menguji coba mobil saling terhubung untuk pertama kalinya di Inggris.

Menurut Reuters, pabrikan menyiapkan sarana uji khusus. Mobil-mobil yang menjadi proyek uji coba itu tersimpan fitur-fitur dan sensor-sensor untuk menunjang connected cars agar komunikasi antar mobil berjalan lancar.

Selama uji coba, mobil-mobil ini bisa saling berhubungan dan mengendalikan sistem rem, menambah dan mengurangi kecepatan hingga kemudi otomatis. Uji coba ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan industri yang dapat melayani pasar di seluruh dunia yang diperkirakan mulai 2025.

"Manfaat memiliki mobil yang dapat berkomunikasi satu sama lain dalam lingkungan mereka bisa sangat bermanfaat mulai peningkatan keselamatan jalan untuk kondisi arus lalu lintas yang ramai," kata Tim Armitage, direktur proyek connected cars.

Connected cars tentunya sejalan dengan mobil berteknologi bergerak otonom (bergerak otomatis). Jika dibandingkan dengan Jaguar Land Rover, perusahaan otomotif Ford terbilang lebih maju dalam hal mobil otonom.

Ford sempat menguji kendaraan otonom mereka di M City -lokasi uji coba untuk mobil autopilot- akhir tahun lalu. Saat itu Ford cukup sukses membuat mobil otonom untuk melewati simulasi jalanan sungguhan.

Lokasi uji coba seluah 32 are ini memiliki beragam kondisi jalan mulai lampu lalu lintas, tempat penyeberangan, curb cuts (tepian jalan), jalur sepeda, pohon, hidran, trotoar, dan tanda-tanda lalu lintas lain.

Dalam simulasi ini, mobil juga melewati berbagai kondisi jalan seperti jalan rusak, berpindah jalur, belokan-belokan tajam, bundaran hingga terowongan. [Amo/Ikh]


Komentar