Gara-gara Corona, Yamaha Motor Indonesia Mulai Lakukan Penyesuaian Share this
Berita Motor
Mode baca

Gara-gara Corona, Yamaha Motor Indonesia Mulai Lakukan Penyesuaian

Denny Basudewa
pada 31 Maret 2020

Foto: Yamaha Indonesia

JAKARTA – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memutuskan beberapa kebijakan baru terkait mewabahnya virus corona di Tanah Air.

Seperti diketahui jumlah masyarakat yang terdampak corona terus bertambah di Indonesia. Hal ini memaksa beberapa perusahaan mengambil keputusan Work From Home (WFH). Namun bagaimana dengan sektor otomotif di Tanah Air dalam menghadapi pandemi global.

Sebagai produsen sepedamotor nomor 2 terbesar di Indonesia, Yamaha melakukan beberapa penyesuaian terkait karyawan. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus lebih meluas sekaligus mendukung upaya Pemerintah dalam memutus mata rantai jumlah pasien terdampak.

“Terkait produksi kami sudah mulai melakukan penyesuaian secara bertahap, sambil terus memantau perkembangan hingga beberapa bulan ke depan,” ucap Antonius Widiantoro, Manager Public Relations YIMM kepada Otospirit.com (30/03/2020).

Menurutnya, aktivitas ekspor juga mengalami penyesuaian karena sebagian negara tujuan telah menetapkan status lockdown. Yamaha Indonesia hingga saat ini masih menjadi produsen sepedamotor terbesar kedua yang melakukan kegiatan ekspor motor. Tercatat beberapa produk skuter matik yang masuk ke dalam keluarga Maxi Yamaha buatan Cikarang, dikirim ke lima Benua.

“Sementara untuk ekspor, ada beberapa negara yang sudah menerapkan kebijakan lockdown. Kamipun melakukan penyesuaian ekspor sesuai dengan kondisi di masing-masing negara,” jelasnya kemudian.

Adapun dengan harga Dollar yang semakin menguat terhadap Rupiah, tidak membuat Yamaha Indonesia merespon dengan menaikkan harga motor. Artinya harga motor berlambang Garpu Tala yang dipasarkan di Tanah Air hingga saat ini belum mengalami kenaikan. [Dew/Idr]


Komentar