All-new Suzuki Ertiga Cocok Buat Pengemudi Baru, Ini Buktinya Share this
Berita Mobil
Mode baca

All-new Suzuki Ertiga Cocok Buat Pengemudi Baru, Ini Buktinya

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 14 Mei 2018

BOGOR - All-new Suzuki Ertiga menawarkan teknologi terbaru guna memaksimalkan kemampuannya sebagai LMPV (low multi purpose vehicle) yang layak untuk dimiliki.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru saja meluncurkan all-new Suzuki Ertiga ke publik. Generasi kedua dari Suzuki Ertiga ini juga hadir dengan sederet perubahan guna memikat khalayak.

Apalagi, harga yang ditawarkan cukup kompetitif. Makanya, Suzuki Indonesia pun terbilang serius menggarap produk ini dengan investasi yang ditanamkannya di fasilitas produksi mereka.

Hal tersebut diakui oleh Ryohei Uchiki, GM Strategic Planning Dept PT SIS. Menurutnya, ada penambahan investasi di PT Suzuki Indomobil Motor (SIM). Meskipun, dia enggan mengungkap berapa nilai rupiah yang ditanamkan di produksi Suzuki Ertiga di bilangan Cikarang, Jawa Barat itu.

Setidaknya ada tiga poin penting yang kini menjadi keunggulan all-new Suzuki Ertiga. Mulai dari penggunaan mesin, sasis dan fitur keselamatan terbaru.

Mesin K15B Euro 4

All-new Suzuki Ertiga diklaim lebih irit dan bertenaga ketimbang generasi pertamanya. Jika dilihat secara spek, Ertiga baru jelas mengalami peningkatan signifikan dengan bekal mesin K15B berkapasitas total 1.462 cc. Sementara Ertiga lama memakai mesin 1.372 cc.

Namun, yang patut menjadi sorotan adalah Suzuki Indonesia mengubah bore x stroke hingga rasio kompresinya. Artinya, Suzuki Indonesia harus memproduksi blok mesin, piston hingga kruk as baru untuk all-new Suzuki Ertiga.

Apabila dibandingkan, bore x stroke dan rasio kompresi Suzuki Ertiga lama adalah 73 x 82 dan 11.0. Sementara all-new Suzuki Ertiga 74 x 85 dengan rasio kompresi 10.5. Racikan tersebut membuat all-new Ertiga mendapatkan catatan tenaga total 103 hp di 6.000 rpm dan torsi maksimal 138 Nm pada 4.400 rpm serta konsumsi BBM 18,09 km/l.

Sasis Heartect

Sektor ini yang diklaim turut mempengaruhi performa dan efisien all-new Suzuki Ertiga. Meski kini dimensinya berbeda dengan model pertama, tapi Ertiga baru nyatanya lebih ringan.

"All-new Ertiga dimensinya lebih panjang, lebar dan tinggi dari Ertiga. Dengan sasis yang lebih ringan ini, BBM all-new Ertiga lebih efisien sekitar 6 persen dari Ertiga sebelumnya dan rigiditasnya juga meningkat 10 persen," kata Totok Yulianto, 4W Service Section Head PT SIS saat memberikan materi di ulang tahun Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) ke 15 tahun di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat (12/5/2018).

Terkait soal rigiditas sasis, jelas Suzuki Indonesia ingin memberikan memberikan performa lebih terhadap all-new Suzuki Ertiga. Klaim mereka, sasis ini turut mendukungnya untuk berakselerasi lebih baik, stabil di tikungan dan sanggup melakukan pengereman lebih pendek. Tentu saja kemampuan ini ditopang oleh sektor pendukung lainnya.

Salah satunya yaitu all-new Suzuki Ertiga kini memakai steering system VGR (variable gear ratio) rack & steering. Sistem kemudi ini akan memudahkan pengemudi all-new Ertiga ketika melahap tikungan karena radius putar setir lebih sedikit. Kuncinya terletak pada komposisi rack steering di mana pada bagian tengah di buat lebih renggang.

Fitur safety

Kemudahan pengendalian all-new Ertiga tentu saja ditopang oleh perangkat lainnya. Penambahan fitur safety (keselamatan) baru juga memberikan nilai tambah. Pasalnya, Ertiga baru kini sudah disemati ESP (electronic stability program). Sistem kerjanya sudah terprogram untuk memberikan grip di keempat ban.

Jadi, pengemudi all-new Ertiga tidak akan mengalami gejala oversteer atau understeer di tikungan. Itu lantaran ESP akan bekerja otomatis memberikan grip di masing-masing ban.

Selanjutnya adalah fitur Hill Hold Control (HHC). Kegunaan dari hal baru pada all-new Ertiga ini juga memudahkan pemilik ketika menemui kondisi jalan tanjakan dan menurun, terlebih saat situasinya sedang macet.

Cara kerja fitur ini terkait dengan sistem pengereman. Jadi, ketika pengemudi menginjak rem dan melepasnya, maka posisi mobil akan tetap berhenti selama 2 detik saat berada di kondisi tersebut.

Secara keseluruhan, kedua fitur ini memudahkan bahkan bagi pengemudi baru sekalipun. Namun, catatannya adalah ESP dan HHC hanya bersifat membantu saja. Satu lagi, kedua fitur ini juga hanya bisa ditemui pada varian tertinggi all-new Suzuki Ertiga bertransmisi otomatis. Sementara di tipe lainnya, all-new Suzuki Ertiga sudah mendapatkan fitur ABS (anti-lock braking system) dan EBD (Electronic Brake Distribution). [Ary/Ari]


Komentar