Ini Rasanya All-new Suzuki Ertiga 2018

suzuki ertiga 2018

BEKASI — Setelah 6 tahun generasi pertama Suzuki Ertiga dipasarkan di Indonesia, kini giliran generasi kedua mengambil alih peran. Namun, kehadiran generasi kedua tidaklah mudah karena di tengah ribuan orang gandrung dengan Mitsubishi Xpander.

Nah seberapa ampuh all-new Suzuki Ertiga 2018? Pekan lalu, Otospirit.com bersama beberapa wartawan lain mengendarai Suzuki Ertiga 2018 sebanyak 4 putaran di proving ground PT Suzuki Indomobil Motor di Cikarang, kabupaten Bekasi.

Mesin baru K15B 1.500cc 4-silinder terasa smooth dan bertenaga. Mesin ini sendiri diklaim oleh Suzuki lebih bertenaga dan bertorsi dibandingkan mesin K14B yang dipakai oleh Ertiga generasi pertama. Selain itu mesin baru lebih ringan dan irit BBM (bahan bakar minyak).

Pengendaraan terasa empuk berkat pengaplikasian MacPherson strut dengan coil spring di depan dan torsion beam plus coil spring di belakang yang telah ‘dicolek’ ulang.

Masuk ke dalam kabin, saya terkejut dengan desain baru dashboard, meter cluster serta setir yang lebih elegan. Apalagi panel kayu dan warna beige menambah kesan mewah. Posisi dashboard rendah membuat visibilitas pengemudi menjadi lebih baik.

Interior Ertiga baru diklaim lebih besar karena secara dimensi eksterior lebih panjang dan lebar. Sayangnya, ketika menjadi pengemudi kaki kanan dibatasi oleh bagian belakang wheelarch (rumah-roda), sama halnya dengan kaki kiri penumpang depan.

Semua jok dengan padding baru untuk kenyamanan lebih baik. Jok baris kedua bisa digeser ke depan dan belakang seperti model sebelumnya.

Desain eksterior all-new Suzuki Ertiga sendiri manis di bagian depan dengan grille krom, lampu berdesain tajam, serta bumper berotot. Untuk bagian belakangnya sendiri, saya perlu waktu meresapinya. Desain buritan, kalau boleh kami bilang adalah memadukan beberapa mobil (Mitsubishi Xpander, Volvo XC dan Honda Mobilio).

Nah, seperti apakah rasa Ertiga sesungguhnya, tunggu saja ketika kami melakukan road test. [Idr]