Waspada Penipuan, Kawasaki Ninja ZX-25R Belum Bisa Dipesan Share this
Berita Motor
Mode baca

Waspada Penipuan, Kawasaki Ninja ZX-25R Belum Bisa Dipesan

Denny Basudewa
pada 28 Oktober 2019

Foto: Kawasaki Ninja ZX-25R

JAKARTA – Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menegaskan belum membuka keran pemesanan Ninja ZX-25R.

Kawasaki Ninja ZX-25R menampakkan dirinya untuk pertama kalinya pada Tokyo Motor Show 2019. Kehadiran motor sensasional tersebut menjadi buah bibir para penggemar motor di dunia. Hal ini dikarenakan sebagai kuda besi di kelas 250 cc, Ninja ZX-25R menjadi satu-satunya yang menggunakan mesin 4-silinder.

Meskipun bukan pertama kalinya Kawasaki memiliki model 250 cc 4-silinder, namun di era sepeda motor modern, kehadiran ZX-25R tetap menjadi sebuah inovasi mengagumkan. Popularitas kendaraan ini juga berhasil memikat masyarakat di Tanah Air.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peminat motor tersebut di dealer-dealer resmi Kawasaki. Mereka melakukan pemesanan Kawasaki Ninja ZX-25R ke dealer-dealer, meskipun pihak KMI sendiri masih belum membuka keran pemesanan.

Meskipun merasa sangat senang atas antusias yang diberikan masyarakat Indonesia kepada Kawasaki Ninja ZX-25R, namun KMI merasa khawatir jika nantinya terjadi kesalahpahaman antara calon konsumen dengan dealer atau pihak-pihak yang berusaha untuk mengaku dapat membuka inden.

KMI mengeluarkan surat terbuka dengan tujuan memberikan himbauan kepada calon konsumen. Hal ini dilakukan agar calon konsumen lebih berhati-hati dan tidak menjadi korban penipuan. Pabrikan motor asal Jepang ini meminta masyarakat untuk sabar menunggu kehadiran Ninja ZX-25R ke Indonesia.

“Kami akan menghitung urutan konsumen yang akan di delivery unitnya nanti, setelah kami mengumumkan pre-order dimulai untuk mencegah kesalahpahaman yang kami khawatirkan dapat menimbulkan ketidakpuasan terhadap konsumen, kami menghimbau seluruh konsumen untuk tidak termakan isu yang beredar,” ucap Michael C. Tanadhi, Head Sales & Promotion KMI melalui siaran persnya (28/01/2019). [Dew/Idr]


Komentar