Yamaha R25 VS Kawasaki Ninja 250 Share this
Komparasi
Mode baca

Yamaha R25 VS Kawasaki Ninja 250

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 05 Februari 2016

JAKARTA - Motor Sport memiliki daya tarik tersendiri bagi peminatnya, namun terkadang di dalam memilih motor sport sering terjadi ketidakcocokan. Yamaha R25 dan Kawasaki Ninja 250 merupakan sepedamotor bergenre sport yang memiliki berbagai kelebihan di kelasnya.

Terkenal dengan body yang cukup ringan dan penampilan sporty membuat Kawasaki Ninja 250 mendapatkan tantangan yang cukup berat dari Yamaha R25  yang juga merupakan salah satu sepedamotor dengan jumlah peminat yang banyak.

Yamaha R25 dan Ninja 250 sama-sama menggunakan mesin empat-langkah dan berpendingin cair, namun di mesin R25 dilengkapi dengan teknologi delapan-Valve DOHC yang dapat meningkatkan performa. Yamaha R25 ABS menggunakan dua-silinder, sedangkan untuk Ninja 250 juga menggunakan mesin dua-silinder.

Yamaha menyuguhkan mesin tenaga maksimum hingga 26,5 kW (36 Ps) pada 12,000 rpm dan memiliki torsi maksimum hingga 22,6 Nm mulai 10,000 rpm. Ninja 250 sendiri memiliki daya maksimum hingga 23,5 KW (32 Ps) pada 11,000 rpm dan memiliki torsi maksimum hingga 21 Nm pada 10,000 rpm.

Sama-sama menggunakan fuel-injection system namun di Ninja 250 dilengkapi dengan katup throttle ganda. Memiliki transmisi enam-percepatand dengan return shift. Pada Yamaha R25 menggunakan sistem pengapian TCI sedangkan di Ninja 250 menggunakan sistem digital.

Di bagian dimensi motor, YZF-R25 ABS memiliki dimensi PXLXT (2090mm x 720mm x 1135mm) dan Ninja 250 memiliki dimensi PXLXT (2010mm x 715mm x 1110mm). Jarak sumbu roda pun ada perbedaaan, YZF-R25 ABS memiliki jarak sumbu roda 1,380mm sedangkan Ninja 250 jarak sumbu roda 1,400mm.

Memiliki suspensi depan teleskopik yang sama namun berbeda di bagian suspensi belakang. YZF-R25 ABS menggunakan lengan ayun (swing arm) sedangkan Ninja 250 menggunakan uni-trak sistem dengan model gas-shock dengan lima tingkat penyetelan.

Rem depan pada Yamaha R25 mengandalkan rem cakram hidrolik dengan piston ganda dan pada rem belakang menggunakan cakram hidrolik dengan piston tunggal. Pada Ninja 250 menggunakan rem depan menggunakan tunggal disc berdiameter 290mm dengan dual-piston dan rem belakang menggunakan tunggal disc diameter 220m dan dual-piston.

Untuk berat kendaraan, Yamaha R25 ABS terbukti lebih ringan dengan total berat sebesar 166 kg, sementara Ninja 250 lebih berat dengan total 172 kg. Volume tangki bahan bakar pun berbeda, pada punya Yamaha dengan tangki bensin yang dapat menampung sebanyak 14,3 liter sedangkan untuk Ninja 250 dapat menampung bahan bakar minyah hingga 17 liter.

Soal harga tidak jauh berbeda. Yamaha menawarkan Rp 59 juta dan pesaingnya dibanderol dengan harga Rp 58,2 juta (Jabodetabek). Apa pilihan Anda? [Amo/Ikh]


Komentar