VW Group Berambisi Kuasai China Share this
Berita Mobil
Mode baca

VW Group Berambisi Kuasai China

Indra Prabowo
pada 04 Juli 2019

Foto: CEO of Volkswagen AG, Dr. Herbert Diess

BOAO – Volkswagen Group bertekad menjadi pemimpin mobilitas-elektro (electro-mobility) di China. Hal itu disampaikan oleh CEO of Volkswagen AG, Herbert Diess, di World New Energy Vehicle Congress (WNEVC) I di Boao.

Konsensus Boao, yang menggambarkan kongres tersebut, memperkirakan e-car (mobil listrik) menyumbang 50% dari penjualan mobil dunia tahunan pada tahun 2035.

E-mobility sendiri telah booming di China sejak 2018. Sepanjang tahun lalu, penjualan mobil plug-in hybrid dan baterai murni telah melampaui 1,5 juta unit. Itu membuat China menjadi pasar e-car terbesar dunia. Pemerintah China mendukung e-mobility melalui inisiatif komprehensif seperti perluasan infrastruktur pengisian daya dan biaya listrik yang rendah. Selain itu, semakin banyak energi terbarukan yang dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik.

VW Group berencana akan meluncurkan 14 mobil berlistrik di China pada 2019. Sementara pada 2028 VW Group akan memproduksi 11,6 juta e-car di China atau lebih dari 50% dari total penjualannya di dunia yang ditargetkan mencapai 22 juta unit.

Untuk mendukung itu semua, VW Group akan memperkuat R&D, di mana akan mempekerjakan lebih dari 4.500 insinyur.

"China juga mengandalkan mobilitas bebas emisi di bawah komitmennya yang jelas terhadap tujuan Paris Climate Agreement. Dalam transformasi ini, kami memainkan peran penting dalam menyediakan berbagai kendaraan bebas emisi yang komprehensif dan memperkuat infrastruktur pengisian daya swasta," kata Diess di kongres.

Tiga usaha patungan – FAW-Volkswagen, SAIC VOLKSWAGEN dan JAC Volkswagen – akan berkontribusi untuk mencapai penjualan 11,6 juta unit. Segera setelah pabrik SAIC VOLKSWAGEN di Anting dan pabrik FAW-Volkswagen di Foshan mulai memproduksi kendaraan berbasis MEB pada tahun depan, kapasitas produksi sendiri akan menjadi sekitar 600.000 kendaraan listrik murni per tahun. Selain itu, JAC dan SEAT sedang mengembangkan platform mereka sendiri untuk e-car yang lebih kecil.

Pada 2020, sekitar 400.000 model berlistrik dari Volkswagen Group China akan dikirim ke para pelanggan Cina. [Idr]


Komentar