Rossi Tanggapi bila MotoGP Qatar Diguyur Hujan Share this
MotoGP
Mode baca

Rossi Tanggapi bila MotoGP Qatar Diguyur Hujan

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 09 Maret 2018

Foto: Valentino Rossi siap menghadapi balapan MotoGP Qatar walaupun hujan.

LOSAIL - Valentino Rossi jadi salah satu pembalap yang mengomentari bila saat balap MotoGP Qatar hujan. Sebagian setuju, namun yang lain merasa terganggu jika lintasan Sirkuit Losail, Qatar benar-benar basah.

Spekulasi tentang pelaksanaan seri 1 MotoGP 2018 di Qatar mulai diperbincangkan. Pasalnya, ada prediksi balapan pembuka ini bakal berjalan dalam kondisi hujan.

Semua pembalap juga sudah mengetahui seperti apa kondisi yang dihadapi. Pada sesi terakhir tes pramusim Qatar pekan lalu (3/3/2018), seluruh pembalap melakoninya dalam kondisi hujan. Namun, Johann Zarco berhasil mencatat lap time tercepat (1 menit 54,029 detik). Sementara Valentino Rossi berhasil menempati urutan kedua dengan selisih 0,247 detik.

Bagaimana tanggapan mereka jika seri 1 MotoGP Qatar (18 Maret 2018) harus wet race?. Zarco mengatakan semua pembalap akan siap, walaupun bakal menemui beberapa kendala.

"Tanda tanyanya adalah visibilitas, pantulan cahaya di atas air. Tapi, itu tidak terlalu menimbulkan masalah," kata pembalap Yamaha Tech3 itu.

Rossi juga mengatakan balapan bisa tetap jalan meskipun hujan. Ini diungkapnya setelah mampu meraih posisi tercepat kedua saat kondisi basah.

"Saya pikir kami bisa balapan. Tesnya juga berjalan baik. Ketika tes, saya tidak bersama rombongan. Tapi, saya pikir tidak akan ada masalah besar. Cengkeraman ban dengan lintasan juga bagus," sahut Rossi.

Namun, pembalap seperti Marc Marquez, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo justru mengatakan sebaliknya. Pedrosa menyatakan keputusan bersama akan sangat penting jika pada race day hujan.

"Refleksi cahaya memberikan banyak kesulitan untuk melihat kerb dan garis putih dan sirkuitnya juga sedikit licin," ungkap Marquez.

Serupa dengan pernyataannya, Lorenzo berharap lebih bahwa balapan dapat berjalan dalam situasi sebaliknya.

"Ini akan menjadi situasi yang sulit. Grip ban sangat rendah, terutama di trek lurus dan beresiko terjatuh. Begitu juga di tikungan. Saya hanya berharap kami tidak akan mengalami situasi seperti ini," terang Lorenzo.

Lain halnya dengan rekan setim Lorenzo di Ducati Corse, Andrea Dovizioso justru akan memanfaatkan keadaan ini untuk belajar kepada Danilo Petrucci. Seperti diketahui, pembalap tim Pramac Racing itu memang cukup piawai 'menari' di bawah guyuran hujan.

"Sebenarnya, saya tidak mengalami masalah. Namun, situasinya menjadi agak kritis di jalur lurus. Saya pikir perbedaannya adalah jumlah air di lintasan," pungkas Dovisiozo.

Pada MotoGP 2017 lalu, keadaan di Sirkuit Losail juga menjadi krusial. Hujan bahkan membuat beberapa titik sirkuit tidak bisa menampung debit air yang tinggi. Ini menyebabkan sesi latihan bebas ditiadakan. Meskipun, pada akhirnya balapan berjalan dalam cuaca yang bagus.[Ary/Ari]


Komentar