Ini Teka-teki Perpanjangan Kontrak Rossi di Yamaha Share this
MotoGP
Mode baca

Ini Teka-teki Perpanjangan Kontrak Rossi di Yamaha

Denny Basudewa
pada 25 Januari 2018

Foto: Valentino Rossi memamerkan livery motor barunya

MADRID – Valentino Rossi dan Yamaha sepakat untuk menunggu hasil dari dua hingga tiga seri MotoGP 2018 terkait perpanjangan kontrak.

Tidak seperti rekan satu timnya Maverick Vinales yang sudah menandatangani kontrak baru, pembalap berjuluk The Doctor tersebut, memilih untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Pembalap berusia 39 tahun ini masih terikat kontrak dengan pabrikan Yamaha hingga akhir musim 2018. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Rossi menunggu hasil balapan awal musim untuk menentukan masa depannya.

Sebagai pembalap paling tua di gelaran MotoGP 2018, Rossi menyadari jika setiap keputusan sangat penting bagi karirnya. Namun Ia menyadari bahwa merasa optimis dan positif negosiasi kontrak dengan Yamaha akan berlangsung mulus.

“Saya ingin menunggu, terutama untuk hasil tes di Sepang dan mungkin untuk tiga balapan pertama musim ini. Kami cukup siap dan saya pikir tidak banyak hal yang mesti dibahas. Saya pikir Yamaha sangat terbuka akan hal ini,” ucap Rossi sebelum memamerkan motor barunya kemarin (24/01/2018).

Rossi dan Yamaha Valentino Rossi sebelum peluncuran motor barunya

Massimo Meregalli selaku Direktur tim Movistar Yamaha menyatakan hal yang serupa dengan Rossi. Menurutnya kerjasama keduanya tidak akan berhenti di sini.

“Jika dia (Valentino) mengatakan (tentang perpanjangan kontrak) setelah dua hingga tiga balapan awal, maka kita tunggu setelah dua hingga tiga balapan awal,” kata Meregalli di tempat yang sama.

Ketika ditanya mengenai durasi kontrak, Rossi lagi-lagi menyatakan bahwa Yamaha selalu terbuka terhadapnya. Adapun semenjak hengkang dari Ducati pada 2013, pembalap Italia tersebut meneken kontrak dua tahun.

“Biasanya kami bicara kontrak selama dua tahun, tapi bisa saja satu tahun. Yamaha selalu terbuka, jadi sekarang kami akan berpikir dan berbincang bersama untuk sama-sama memahami. Maka bisa satu atau dua tahun,” jelas Rossi. [Dew/Ari]


Komentar