Pemerintah Pun Ingin Harga Sepeda Motor Listrik Turun Share this
Berita Motor
Mode baca

Pemerintah Pun Ingin Harga Sepeda Motor Listrik Turun

Insan Akbar
pada 09 Agustus 2018

Foto: Viar Q1

TANGERANG – Harga sepeda motor listrik juga ingin diturunkan oleh pemerintah melalui insentif-insentif pajak yang saat ini sedang dipikirkan.

Sebagai informasi, pemerintah sedang menyusun insentif pajak bagi kendaraan hybrid dan listrik melalui regulasi low carbon emission vehicle (LCEV). Namun, sejauh ini yang selalu digaung-gaungkan adalah insentif bagi mobil penumpang.

Adapun bentuk-bentuk insentif yang sudah diajukan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terdiri dari pengurangan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) serta tax holiday. Semua itu nantinya diterbitkan dalam bentuk Peraturan Presiden Kendaraan Listrik yang targetnya adalah tahun ini.

Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, mengatakan pihaknya pun berpikir untuk mendorong perkembangan pasar motor listrik. Adapun bentuknya bisa beragam.

“Kami sedang mengarah ke sana, sedang berpikir bagaimana menangani motor listrik dan bagaimana mendorongnya. Tapi, kalau sekarang, kan PPnBM motor itu 0 persen (untuk yang berkapasitas di bawah 250 cc). Jadi mungkin kami cari yang lain,” ujarnya usai Seminar Kemenperin mengenai mobil listrik pada Kamis (9/8/2018) di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, di Tangerang.

GIIAS 2018 sendiri berlangsung pada 2 – 12 Agustus. GIIAS tahun ini diikuti 25 merek mobil plus 11 merek motor.

Lebih lanjut, Putu Juli Ardika menjelaskan banyak bentuk insentif yang bisa diberikan. Misalnya saja adalah tax allowance untuk investasi terkait motor listrik dan baterai. Bisa pula berupa super deduction tax.

“Kalau nanti mereka menyiapkan sumber daya manusia, juga bisa ada insentif. Banyak bentuk yang bisa dipikirkan,” ujarnya sambil menjelaskan bahwa bisa saja nantinya Perpres Kendaraan Listrik juga mengatur soal itu.

Jika kehadiran mobil hybrid serta listrik masih menanti regulasi, motor listrik berbanderol terjangkau sudah lebih dulu hadir. Pada 2017, skutik listrik Viar Q1 dengan harga belasan juta rupiah muncul.

Motor listrik hasil pengembangan Garansindo Group bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pun direncanakan meluncur September mendatang. Target harga dari ‘kuda besi’ ini juga ditargetkan di bawah Rp 20 juta. [Xan/Ari]


Komentar