Pembalap Indonesia Trengginas di ARRC Thailand Share this
Balap Lain
Mode baca

Pembalap Indonesia Trengginas di ARRC Thailand

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 05 Maret 2018

Foto: Aksi para pembalap kelas AP250 di ARRC seri 1, Thailand. (Photo: ARRC)

BURIRAM - Pembalap Indonesia memang belum bisa meraih podium pertama di seri 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) Thailand. Namun, di partai pembuka ini mereka tampil trengginas dan berpeluang untuk memenangkan balapan.

Setelah menjalani rangkaian tes resmi, seluruh pembalap yang bertarung di ARRC 2018 langsung melakoni seri pembuka di Chang International Circuit, Buriram.

Pemandangan paling menarik terlihat di kelas AP250. Meski ditinggalkan beberapa pembalap seperti Gerry Salim, Galang Hendra dan Rey Ratukore, tahun ini justru lebih banyak panji Merah Putih yang turun di kelas tersebut.

Pembalap Indonesia ARRC seri 1 Thailand Mario Suryo Aji (AHRT) menjadi pembalap termuda, 13 tahun yang naik podium ARRC.

Mario Suryo Aji menjadi sosok pengganti Gerry Salim di Astra Honda Racing Team (AHRT). Dia pun menjadi pembalap termuda yang bersaing di AP250 tahun ini. Meski begitu, pembalap 13 tahun ini langsung menancapkan taringnya dengan merebut podium kedua di race 1 AP250, Sabtu (2/3/2018).

Selanjutnya, kursi yang ditinggalkan Imanuel Pratna di tim Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery diisi oleh Rafid Topan Sucipto. Pembalap asal Tanjuk Priok, Jakarta ini didaulat menggantikan Imanuel yang akan berkiprah ke kejuaraan World Supersport 300 (WSSP300).

Di race 1, Topan masih tertahan pada urutan kelima. Namun, di race 2 mantan pembalap Moto2 ini bermain dalam determinasi tinggi untuk merebut podium utama. Meski harus mengakui keunggulan Muklada Sarapuech (AP Honda Racing Thailand), Topan tersenyum manis karena bisa naik podium pada comebacknya ke balapan Asia.

Pembalap Indoensia ARRC Seri 1 Thailand 2018 Rafid Topan (Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery) comeback dengan podium pertamanya di ARRC seri 1, Thailand..

Penampilan duet M Faerozi dan Richard Taroreh sebagai pengganti Galang dan Rey di Tim Yamaha Racing Indonesia juga cukup memukau. Di race 2 AP250 (4/3/2018), Faerozi bahkan sempat berpeluang memberikan podium pada debutnya di balapan ARRC 2018. Sayang, Faerozi masih kalah strategi dari pembalap lain. Konsistensi justru diperlihatkan Richard karena meraih dua kali posisi 8 di race akhir pekan lalu.

Beralih ke kelas UB150, Wahyu Aji memberikan persaingan sengit kepada para lawan. Namun, sayang agresifitasnya di Sirkuit Buriram dibayar mahal.

Wahyu Aji (Yamaha Racing Indonesia) harus kehilangan dua podium yang sempat didapatnya di ARRC seri 1 kelas UB150.

Dua podiumnya dicopot lantaran Wahyu tertangkap melakukan pelanggaran sehingga pimpinan balap harus memberikannya sanksi poin dan penalti. Padahal di race 1 Wahyu sempat naik podium ketiga dan di race 2 dia melakukan seremoni kemenangan setelah finish pertama.

Di kelas tertinggi yaitu SS600, Ahmad Yudhistira menjalani balapan yang cukup berat karena start dari grid 12. Tapi, pembalap Manual Tech KYT Kawasaki Racing ini bisa kompetitif untuk menyelesaikan race 1 di posisi 5. Sayang, di race 2 dia mengalami trouble pada motor dan memaksanya untuk masuk pit lebih awal.

Sementara itu, kelas SS600 juga menjadi debut Andi Gilang kembali balapan Asia. Setelah 2 tahun berjuang di kejuaraan CEV International Championship, AHRT menariknya ke ARRC menjadi rekan Irfan Ardiansyah.

Andi Gilang masih beradaptasi dengan motor 600 cc di balapan SS600 ARRC 2018.

Andi Gilang mengaku terus melakukan penyesuaian dengan motor 600 cc tunggangannya. Itu lantaran dia sudah lama sekali tidak balapan dengan spek itu. Namun, Andi Gilang mendapatkan nilai cukup karena bisa masuk 10 besar di kedua balapan tersebut. Di race 1, Andi finish ke 10 dan race 2 berada di urutan enam.

Seri 2 ARRC akan berlangsung di Bend Motorsport Park, Australia (19-22 April 2018). Sirkuit ini merupakan tuan rumah baru ARRC 2018. Hampir semua pembalap belum memiliki rekam jejak di lintasan tersebut. Semoga saja pembalap Indonesia bisa memberikan penampilan terbaiknya di negeri Kangguru.[Ary/Ari]


Komentar