Pembalap Indonesia Berkuasa di Race 1 ARRC Sentul Share this
Balap Lain
Mode baca

Pembalap Indonesia Berkuasa di Race 1 ARRC Sentul

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 13 Oktober 2018

BOGOR - Pembalap Indonesia berkuasa di semua kelas pada penyelenggaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) seri ke-5 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat (13/10).

Seperti prediksi awal, rider Indonesia berpeluang mendominasi podium ARRC Sentul. Hal tersebut terlihat di mana mereka mampu mengisi starting grid terdepan di masing-masing kelas.

Kompetisi race 1 dimulai dari kelas UB150 yang mampu dimenangkan oleh Agung Fahrul. Persaingan di kelas ini sangat ketat karena pembalap Tanah Air lain seperti Gupita Kresna dan Wawan Wello juga tampil impresif.

Tentu saja pertarungan juga diikuti oleh rider Malaysia. Sering kalim pula aksi saling menyalib terjadi diantara pembalap grup depan tersebut. Namun, Agung barhasil menyentuh garis finish lebih dulu.

Sementara di kategori sport 250 cc (AP250) berjalan lebih menarik. Di awal, Andy Muhammad Fadly yang start dari posisi 4 mampu memimpin. Tapi, trisula Astra Honda Racing Team (AHRT) yang terdiri dari Rheza Danica, Mario Suryo Aji dan Awhin Sanjaya menempel ketat.

Rheza Danica, Awhin Sanjaya dan Rafid Topan mengisi podium race 1 AP250 ARRC Sentul.

Sayang, sang pole man yakni Mario harus terjatuh usai menyenggol motor Fadly. Peluang itu dimanfaatkan oleh Rheza dan Awhin untuk menjaga jarak dengan para rider di belakangnya. Keduanya pun tak mendapatkan tekanan berarti hingga Awhin melepas Rheza untuk finish lebih dulu.

Dengan begitu, Rheza berpeluang lebih besar menjadi juara AP250 di ARRC 2018 dengan keunggulan 51 poin dari Anupab. Pada race 1 ini, Rafid Topan berhasil unggul tipis dari Fadly dan sekaligus melengkapi dominasi pembalap Indonesia di podium kelas AP250.

Pertarungan yang tak kalah menarik juga datang dari kelas SS600. Balapan tertinggi ini jelas menjadi arena perang antara Ahmad Yudhistira dan Andi Farid Izdihar.

Meski melakukan start dengan baik dari grid kedua, Yudhistira tak bisa lepas dari bayang-bayang Andi.

Pembalap AHRT itu terus mengikuti pembalap Manual Tech KYT Kawasaki Racing sejak awal balapan. Setelah merapatkan gap dengan Yudhistira, tepatnya 4 lap terakhir Andi mencoba untuk melakukan overtaking. Tapi, upayanya masih bisa diredam oleh Yudhistira.

Yudhistira tak bisa berbuat banyak setelah Andi melewatinya di S besar. Dan, sejak saat itu Andi memantapkan posisinya serta finish pertama meski sangat tipis.

Andi Gilang meraih podium sekaligus juara pertamanya di Sentul.

"Setelah mengikutinya, di beberapa lap terakhir saya coba overtake. Tapi, motor Kawasaki sangat cepat di trek lurus. Baru lah di lap terakhir saya melakukannya lagi. Saya harap bisa belapan lebih baik lagi besok," kata rider dengan sapaan akrab Andi Gilang itu.

Balapan ARRC di Sentul masih akan berlanjut besok (14/10). Pada race 2 itu, Rheza jelas akan mengunci poin penting demi gelar juara AP250. Balapan kedua nanti juga menjadi kesempatan bagi Wahyu Aji Trilaksana untuk bisa memperbaiki penampilannya. Pasalnya, di race 1 UB150 tadi ia gagal melakoni balapan karena kendala teknis. Semoga race 2 juga menjadi milik para panji Merah Putih! [Ary/Ari]

Lebih lanjut di Otospirit
Pembalap Indonesia Berkuasa di Race 1 ARRC Sentul


Komentar