Pedrosa Bakal Didepak, Zarco akan Dampingi Marquez Share this
MotoGP
Mode baca

Pedrosa Bakal Didepak, Zarco akan Dampingi Marquez

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 18 Maret 2018

LOSAIL - Rumor bakal didepaknya Dani Pedrosa mulai muncul di permukaan, Johann Zarco digadang akan jadi teman baru Marc Marquez, calon duet baru ini diprediksi bakal jadi dream team di MotoGP jika benar-benar terealisasi.

Hingga pembukaan musim MotoGP 2018, Honda Racing Corporation (HRC) belum juga memperpanjang kontrak Dani Pedrosa. Kelanjutannya bersama tim Repsol Honda pun dipertanyakan.

Rumor mulai membahas HRC akan menggaet pembalap baru pendamping Marquez. Pasalnya, baru Marquez saja yang mendapatkan penambahan durasi kerja 2 tahun dengan Repsol Honda.

Satu bidikan pun menyasar kepada Zarco. Seperti diberitakan Crash.net bahwa rookie MotoGP 2017 itu digadang menjadi pengganti Pedrosa. Zarco memang tidak menjawab secara langsung. Namun, pencatat rekor baru Sirkuit Losail, Qatar itu mengamininya.

"Menjadi rekan setim Marquez sepertinya hal yang bagus dan ini sepertinya akan menjadi dream team di tim Repsol Honda," ujar Zarco.

Menurutnya, tim sayap mengepak itu selalu menarik untuk dilihat. Bahkan, dia sudah memperhatikannya sejak kecil.

"Ketika menonton MotoGP sewaktu kecil, saya ingat sosok Mick Doohan, kemudian Valentino Rossi di Honda dan sekarang Marquez. Ini adalah tim yang selalu enak dilihat," sahut Zarco.

Namun. lagi-lagi Zarco tidak mau berspekulasi. Apalagi, tahun depan tim Tech3 akan bergabung sebagai tim satelit KTM. Zarco hanya bisa mengatakan bakal melihat segala kesempatan yang datang kepadanya.

Marquez juga turut berkomentar seputar isu Zarco merapat ke Repsol Honda. Zarco mungkin bisa menjadi pilihan tepat karena Marquez menginginkan rekan setimnya yang cepat.

"Dani Pedrosa sangat cepat dan tahun ini dia akan lebih cepat lagi, tapi Zarco impresif. Jadi, saya tidak tahu karena itu adalah keputusan HRC. Saya ingin rekan yang cepat jika mereka pikir itu memungkinkan karena ini akan bagus untuk pengembangan motor dan atmosfer dalam tim," tutup Marquez.[Ary/Ari]


Komentar