Icar Asia Raih Titik Impas Satu Bulan Lebih Cepat Share this
Berita Mobil
Mode baca

Icar Asia Raih Titik Impas Satu Bulan Lebih Cepat

Adi Hidayat
pada 09 Desember 2019

KUALA LUMPUR - iCar Asia Limited (Icar Asia), marketplace digital otomotif nomor 1 di Asia Tenggara mengumumkan bahwa mereka sudah meraih breakeven EBITDA di November 2019.

Hasil ini diraih satu bulan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. ICar Asia berhasil meraih pertumbuhan EBITDA yang positif dan konsisten di Malaysia dan Thailand. Sedangkan di Indonesia, iCar Asia juga meraih pertumbuhan revenue, mengurangi kerugian EBITDA serta biaya management dan sebagainya. Hasil ini tetap berhasil diraih meski ada biaya transaksi dan biaya awal integrasi setelah akuisisi Carmudi di 12 November 2019.

Visi 2020
2020 akan menjadi tahun yang sangat penting bagi iCar Asia dengan pendapatan diperkirakan akan meningkat hingga 50 pesen atau lebih di tahun-tahun berikutnya. Hasil ini akan dicapai melalui pertumbuhan yang konsisten dari bisnis inti Grup serta kontribusi bisnis Carmudi selama setahun penuh.

Realisasi penuh sinergi pendapatan yang diharapkan di Indonesia setelah mengakuisisi Carmudi akan membuat Group mempertahankan investasi singkat selama beberapa bulan. Hal tersebut terlihat dari biaya yang lebih tinggi untuk periode ini karena adanya pengembalian sementara ke kerugian EBITDA. Setelah periode ini dilalui maka Group berharap bisa mengembalikan kondisi EBITDA dan meraih keuntungan.

Dan bila tidak ada perubahan lain, diharapkan Grup dapat meraih arus kas positif pada semester kedua tahun 2020, seusai dengan pedoman sebelumnya dan menjadi EBITDA positif secara agregat untuk sepanjang tahun.

Akuisisi Carmudi Indonesia Rampung
Seperti yang diumumkan pada 12 November 2019, iCar Asia telah menyelesaikan proses akuisisi Carmudi Indonesia. Sejak itu, iCar Asia telah mulai melakukan konsolidasi dan integrasi Carmudi Indonesia dengan operasi yang sudah ada sebelumnya. Fokus integrasi tersebut terdiri dari tiga area bisnis utama Carmudi yaitu mobil baru, mobil bekas dan Car Sales Centres (Carsentro).

Dengan mengkombinasikan bisnis yang sudah ada di Indonesia, maka diperkirakan pedapatan bulanan Indonesia akan meningkat. Kondisi ini tentu akan meningkatkan kontribusi Indonesia terhadap grup secara keseluruhan dari sebelumnya hanya 12 persen menjadi 22 persen.

“Kami sangat gembira dengan milestone yang diraih sebagai Group. Perlu banyak usaha dan pengorbanan untuk bisa berada di titik ini, menjadi pemimpin pasar dan perkembangan bisnis berkelanjutan merupakan hasil yang sangat besar. ICar Asia ICar Asia akan memulai langkahnya awal untuk menjadi pusat digital otomotif Asia tenggara,” pungkas CEO of iCar Asia Limited, Mr. Hamish Stone. [Adi]


Komentar