Autopilot Ngaco, Tesla Model S Tabrak Truk Pemadam Share this
Berita Mobil
Mode baca

Autopilot Ngaco, Tesla Model S Tabrak Truk Pemadam

Krisna Arie
pada 24 Januari 2018

Foto: Culver City Firefighters (@CC_Firefighters)

CALIFORNIA - Tesla Model S terlibat kecelakaan saat mode autopilot dan menabrak truk pemadam kebakaran, beruntung tidak menelan korban jiwa.

Foto bukti kejadian ini muncul di media sosial setelah petugas pemadam kebakaran Culver City mengunggahnya di akun twitter mereka. Pada gambar telihat Tesla Model S berwarna hitam rusak berat setelah menabrak buritan dari truk pemadam kebakaran bernomor lambung 42.

Kejadian sendiri bermula pada senin pagi lalu, tampak Tesla Model S yang tidak diketahui nama pengemudinya melintas dengan kecepatan 105 km/jam. Mobil bertenaga listrik ini dikabarkan terus melaju dan kemudian menabrak langsung truk pemadam kebakaran yang ada di depannya.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sang pengemudi hanya pingsan dan kemudian menjelaskan kronologi kejadian setelah siuman. Ia mengakui pada saat itu menggunakan mode autopilot

"Saat bekerja di jalan bebas hambatan pagi ini, truk pemadam kebakaran nomor 42 ditabrak oleh Tesla dengan kecepatan sekitar 105 km/jam. Pengemudi melporkan saat ini sedang menggunakan mode autopilot. Hebatnya tidak ada korban luka, harap waspada saat mengemudi," tulis petugas Pemadam Kebakaran Kota Culver, California di media sosialnya dengan tagar #distracted driving.

Jika Tesla Model S tampak rusak parah khususnya pada bagian depannya, truk pemadam kebakaran nomor 42 tampak hanya mengalami kerusakan ringan. Hanya tampak sedikit penyok dan juga beberapa goresan ringan.

Untuk diketahui, ini bukan kecelakaan produk buatan Tesla saat mode autopilot. Sebelumnya beberapa Tesla Model S dan X pernah mengalami kejadian serupa disaat pengemudi sedang santai, beruntung. Sejauh ini belum ada korban jiwa karenanya, hanya ada seorang yang terluka cukup parah.

Perusahan Elon Musk sendiri terus memberikan peringatan atau nasehat pada para pemilik untuk terus waspada jika ingin menggunakan mode autopilot. Intinya meski mobil dilengkapi self-driving technology justru membutuhkan perhatian khusus dari para pengemudinya.

Pertanyaannya, jika peran manusia atau pengemudi masih dilibatkan, jadi apa sejatinya fungsi atau peran dari mode autopilot? Dengan beberapa kejadian ini, kira-kira sudah siapkah Anda jika harus menyerahkan hidup-mati di "tangan" self-driving technology?. [Ari]


Komentar