Winglet Resmi Dilarang Mulai MotoGP 2017 Share this
MotoGP
Mode baca

Winglet Resmi Dilarang Mulai MotoGP 2017

Syubhan Akib
pada 26 Juni 2016

ASSEN – Setelah menjadi kontroversi, penggunaan sayap atau winglet di MotoGP akhirnya resmi dilarang. Winglet masih bisa digunakan sampai musim 2016.

Adalah Ducati yang pertama kali menggunakan winglet untuk menambah downforce meningkatkan stabilitas dan aerodinamika motor balapnya. Langkah Ducati ini dianggap berhasil dan tim-tim lain pun mulai ikut memasang winglet.

Tapi Honda menganggap winglet ini adalah sesuatu yang berbahaya. Ketika tabrakan terjadi, winglet dianggap bisa menusuk tubuh pembalap. Karena itu, mereka bersuara agar winglet dilarang.

Uniknya, meski mendukung pelarangan winglet, motor balap Honda juga sudah mengaplikasinya. Keputusan pelarangan itu diambil sesaat sebelum MotoGP Belanda digelar di Assen. Berikut pernyataan Grand Prix Commission:

Grand Prix Commission yang terdiri dari Carmelo Ezpeleta (Dorna, Ketua), Ignacio Verneda (CEO FIM), Herve Poncharal (IRTA) dan Takanao Tsubouchi (MSMA) di hadapan Javier Alonso (Dorna) dan Mike Trimby (Sekretaris IRTA), dalam pertemuan yang diadakan pada tanggal 25 Juni di Assen membuat keputusan sebagai berikut:

Peraturan teknis

Sayap aerodinamis di kelas MotoGP

Komisi sepakat bahwa mulai 2017 penggunaan sayap aerodinamis di kelas MotoGP akan dilarang. Peraturan ini sebenarnya meniru kelas Moto3 dan Moto2 di mana penggunaan sayap sudah dilarang. Sayap yang mematuhi peraturan teknis saat ini mungkin terus digunakan untuk sisa musim 2016.

Tes kebisingan pasca-balap

Sejak diperkenalkannya mesin empat-stroke di semua kelas, tidak ada mesin yang pernah gagal pada pemeriksaan suara wajib pasca-balap. Dengan demikian, kebutuhan untuk tiga mesin pertama yang diperiksa secara rutin setelah balapan dibatalkan dengan segera.

Direktur Teknis masih bisa memutuskan untuk melakukan tes kebisingan lewat kebijaksanaannya.

Isu keselamatan Moto3

Komisi memberikan persetujuan bagi Honda untuk, di bawah pengawasan staf teknis, menggantikan inlet valve springs pada mesin Moto3 mereka. Perubahan akan berlangsung selama Sachsenring GP.

Izin juga diberikan kepada Mahindra untuk menggantikan oil ring pada salah satu mesin Moto3 yang mengakibatkan kebocoran oli. Sekali lagi, ini akan dilakukan di bawah pengawasan staf teknis. [Syu/Ikh]


Komentar