MotoGP 2019 Lebih Ketat Soal Winglet Share this
MotoGP
Mode baca

MotoGP 2019 Lebih Ketat Soal Winglet

Denny Basudewa
pada 05 Juli 2018

Foto: Ducati Corse

ASSEN – MotoGP baru saja menetapkan aturan baru yang lebih ketat terutama soal winglet atau sayap kecil pada fairing.

MotoGP saat ini tidak hanya memperlihatkan pertarungan mesin-mesin motor yang memiliki performa tinggi. Namun kejuaraan balap motor prototipe tersebut telah berkembang, sehingga banyak aspek yang mampu membuat sebuah motor keluar sebagai juara.

Tim Ducati merupakan pelopor dalam hal penggunaan winglet. Perangkat aerodinamika kendaraan tersebut terbukti sukses membuat Ducati kembali miliki tajinya. Hal ini kemudian diikuti oleh hampir semua tim yang berlaga di MotoGP.

Pada akhir MotoGP 2016, lahirlah keputusan yang melarang penggunaan winglet. Namun para mekanik tidak putus asa, mereka mendesain ulang bentuk dari winglet yang sebelumnya dianggap berbahaya.

Pada musim ini, semua tim dibatasi untuk menggunakan dua jenis winglet saja. Versi standar harus sudah mendapat homologasi sebelum musim bergulir. Sedangkan satu lagi dapat dikenalkan secara bertahap dan setiap bebas bertukar desain winglet.

Berdasarkan pertemuan Komisi Grand Prix beberapa waktu lalu di Assen, Belanda, aturan mengenai winglet akan semakin ketat. Pada intinya setiap tim hanya boleh menggunakan dua model sayap saja.

“Panduan desain bodi aero telah dirilis Direktur Teknik, batas dimensi aero baru serta batasan kombinasi bagian bodi yang telah diperkenalkan,” tulis Komisi Grand Prix.

Mereka menegaskan bahwa desain saat ini akan tetap diizinkan, namun para pembalap tidak bisa menukar atau menghapus bagian aerodinamika yang signifikan.

Ducati sebagai pelopor kehadiran winglet di MotoGP tentunya akan merasa terusik dengan aturan baru tersebut. Mereka merupakan tim yang sangat mengandalkan fairing aerodinamika untuk menyeimbangkan motor. [Dew/Ari]


Komentar