Valentino Rossi Akui Salah Strategi di MotoGP Jerman 2016 Share this
MotoGP
Mode baca

Valentino Rossi Akui Salah Strategi di MotoGP Jerman 2016

Indra Prabowo
pada 18 Juli 2016

SACHSENRING – Valentino Rossi kembali menuai hasil mengecewakan. Di MotoGP Jerman 2016, meski dia dapat menyelesaikan balapan dan tidak DNF seperti di seri sebelumnya di Assen, dia hanya mampu finish di urutan kedelapan.

Cuaca yang berubah – dimulai dengan kondisi basah namun mengering di paruh kedua balapan – membuat pembalap Yamaha tersebut tak mampu naik ke podium. Dia terlambat mengganti tunggangannya ketika sejumlah pembalap lain telah mengendarai motor baru setelah mereka menilai putaran-putaran berikutnya harus menggunakan motor dengan ban kering.

“Ini sangat memalukan, karena saya sangat kompetitif di kondisi kering dan normal, saya bisa membalap dengan baik sebenarnya. Saya pun kompetitif ketika kondisi lintasan basah dan bisa meraih kemenangan, sayangnya kondisinya setengah-setengah (basah-kering). Jika saya berhenti (untuk mengganti motor) 2 atau 3 putaran lebih awal saya bisa finish di urutan keenam,” aku juara dunia 9-kali ini.

“Masalah yang lebih besar adalah saya sangat pelan saat melakukan start kembali (setelah mengganti motor berban slick). Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow mengganti motor di putaran yang sama dengan saya namun mereka bisa naik podium,” tambah Valentino Rossi.

Baginya mengganti motor dengan ban slick merupakan perjudian karena dia sendiri tidak suka dengan menggunakan ban intermediate.

Hali itu diungkapkan oleh Massimo Meregelli, Team Manager Yamaha, pula, “Kondisi lintasan yang berubah sangat cepat selama paruh kedua balapan membuat strategi untuk mengganti motor seperti lotre.” [Idr]


Komentar