Toyota Gandeng Inalum Produksi Rumah Roda Innova, Fortuner dan Sienta Share this
Berita Mobil
Mode baca

Toyota Gandeng Inalum Produksi Rumah Roda Innova, Fortuner dan Sienta

Denny Basudewa
pada 18 Februari 2019

JAKARTA – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menjalin kerjasama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum, dalam penggunaan Foundry Alloy (alumunium paduan A365) untuk produksi rumah roda atau lebih dikenal velg Innova, Fortuner dan Sienta.

Keberhasilan Inalum menjadi pemasok lokal aluminium dengan spesifikasi khusus, merupakan bentuk dukungan terhadap Pemerintah Indonesia dalam menekan angka impor bahan baku otomotif yang saat ini sedang menjadi perhatian utama.

"Inalum sebagai satu-satunya smelter aluminium di Indonesia, bangga bisa menjadi pemasok aluminium untuk manufaktur produk TMMIN. Langkah ini adalah salah satu wujud Inalum sebagai induk holding industri pertambangan, dalam melaksanakan mandat dari pemerintah Republik Indonesia untuk hilirisasi produk aluminium," ujar Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium.

Inalum dikatakan memiliki prospek untuk memasok hingga 150 MT/bulan Foundry Alloy ke PT Pakoakunia (PAKO) yang merupakan perusahaan pemasok velg untuk pabrikan-pabrikan otomotif di Indonesia. Angka ini ditargetkan akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Dengan adanya pasokan Aluminium Foundry Alloy dari Inalum, impor Aluminium Foundry Alloy di sektor industri otomotif dapat dikurangi secara bertahap, sehingga memberi dampak positif berupa potensi penghematan devisa sebesar USD 1,3 juta per tahun.

Pada tahap awal pasokan Aluminium Foundry Alloy hanya terserap oleh kendaraan bermerek Toyota produksi TMMIN. Kedepannya, angka ini diharapkan akan meningkat dalam jumlah signifikan.

“TMMIN mendukung dan menyambut baik upaya Inalum, dalam melokalkan ingot untuk velg kendaraan. Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) murni produk-produk otomotif Indonesia yang semakin tinggi. Pada gilirannya dapat meningkatkan competitiveness (daya saing) industri nasional,” ungkap Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur TMMIN. [Dew/Ari]


Komentar