Toyota Crown Hybrid Jadi Mobil Dinas Menteri Jokowi Share this
Berita Mobil
Mode baca

Toyota Crown Hybrid Jadi Mobil Dinas Menteri Jokowi

Denny Basudewa
pada 26 Oktober 2019

Foto: Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid

JAKARTA – Menteri di Kabinet Maju Presiden Joko Widodo periode 2019 – 2024 akan menggunakan mobil dinas Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid.

Setelah menggantikan model sebelumnya yakni Toyota Crown Royal Saloon, pada pembantu Jokowi (panggilan akrabnya) akhirnya akan mendapatkan unit kendaraan baru. Para Menteri tersebut untuk pertama kalinya akan menggunakan mobil ramah lingkungan dari pabrikan asal Jepang.

“Kepercayaan pemerintah ini kami harapkan dapat mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan, sekaligus kian meyakinkan masyarakat atas keseriusan pemerintah dalam mendorong percepatan pengembangan kendaraan elektrifikasi dalam dunia industri otomotif nasional,” kata Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor.

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid merupakan bagian dari generasi ke-15 Toyota Crown yang mulai dihadirkan pada tahun 2018 lalu. Selain mengusung teknologi ramah lingkungan, Toyota Crown menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang mengusung 3 pilar yakni Agility, Stability, dan Visibility.

Fungsinya ialah untuk memperkuat struktur sasis guna meningkatkan performa kendaraan hingga titik terbaiknya, dan untuk menonjolkan keunikan fitur setiap model agar dapat mempertegas daya pikatnya sehingga selalu tampil berkharisma, berpadu dengan keamanan, kenyamanan dan efisiensi yang optimal.

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid dilengkapi perangkat safety lengkap. Seperti adanya SRS airbag pada driver and passenger seat, driver knee, driver and passenger side dan curtain shield pada kabin depan dan belakang, termasuk sasis TNGA yang diperkuat di beberapa sisi untuk meredam dampak tumbukan.

Fitur safety sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan Toyota Safety Sense 2. Diantaranya adalah fitur Pre-Collision System (PCS) untuk mendeteksi keberadaan obyek di depan mobil seperti pejalan kaki dan pesepeda. Fitur berikutnya adalah Lane Departure Alert (LDA) yang akan memberikan peringatan dan membantu mengkoreksi kemudi jika mobil melebar hingga memotong jalur dari posisi seharusnya di jalan.

Adapula Automatic High Beam (AHB) yang akan menyalakan lampu jauh atau high beam untuk meningkatkan jarak dan daya pandang pengemudi dan mengembalikan ke lampu utama ketika terdeteksi ada kendaraan di depan. Sementara fitur Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) dapat memantau keberadaan kendaraan lain di depan dan menjaga jarak aman saat cruising di jalan tol.

Selain itu, terdapat pula fitur Blind Spot Monitor (BSM) sebagai peringatan ketika ada kendaraan lain di area blind spot mobil dan Tire Pressure Warning System untuk memantau tekanan angin ban dan memberitahu jika ada yang kurang. [Dew/Idr]


Komentar