Suzuki Fokus Mesin Tempel Ramah Lingkungan Share this

Suzuki Fokus Mesin Tempel Ramah Lingkungan

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 09 Maret 2017

Foto: Suzuki Fokus Mesin Tempel Ramah Lingkungan

JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tidak hanya fokus dalam penjualan mobil dan motor. Agen pemegang merek (APM) asal Jepang itu juga meniagakan OBM/Outboard Motor (mesin tempel kapal) sejak 1994.

Keunggulan Suzuki Outboard Motor (OBM) adalah ramah lingkungan karena mengaplikasian Lean Burn Fuel System yang membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.

Klaim Suzuki Indonesia, teknologi ini mampu membuat konsumsi bahan bakar lebih hemat hingga 14 persen dibandingkan dengan mesin konvensional.

“Mesin OBM 4-tak dari Suzuki merupakan mesin yang ramah lingkungan dan juga mampu memberikan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar dengan teknologi Lean Burn. Mesin keluaran Suzuki ini memiliki varian yang bermacam-macam dan cocok untuk diaplikasikan untuk para nelayan dan juga pecinta olah raga air, seperti memancing dan menyelam (diving) serta menjadi andalan dalam bisnis transportasi laut," kata Kensuke Ikeda selaku Departemen Head of Outboard PT SIS.

Sementara itu Handayani, Manager Sales and Marketing Outboard Departement mengatakan, mesin OBM 4-tak milik Suzuki harus "menenggak" BBM RON 92.

"Keuntungan mesin OBM 4-tak lebih hemat BBM sehingga tidak mencemari udara dan air," ucap Handayani.

Untuk sisi performa, penggunaan 2-stage Gear Reduction, Offset Driveshaft dan juga Timing Chain yang dilengkapi dengan Self Adjusting Technology memberikan performa yang maksimal pada mesin Suzuki OBM.

Suzuki juga menyediakan new Multi-Function Gauge yang memberikan informasi lengkap tentang putaran mesin atau tachometer, kecepatan, dan juga bahan bakar yang memudahkan pengguna mesin Suzuki OBM memantau kondisi kapalnya. Tak ketinggalan Suzuki OBM juga dilengkapi dengan Precision Control System, yang mengatur throttle dan shifting secara elektronik menggunakan electronic remote control. Sistem ini membuat respon throttle menjadi lebih cepat dan perpindahan gear menjadi lebih halus.

Tak hanya itu Suzuki OBM (khusus mesin dengan PK besar/seri AP) juga memiliki keunggulan teknologi yang bernama Suzuki Selective Rotation. Pada mesin OBM konvensional propeller hanya dapat berputar satu arah, searah jarum jam (clockwise) atau berlawanan jarum jam (counter clockwise). Dengan adanya teknologi ini propeller pada mesin Suzuki OBM dapat berputar ke dua arah.

Memang tidak bisa dipungkiri, mesin OBM Suzuki 2-tak masih mendominasi penjualan mesin tempel kapal merek Suzuki di Indonesia. Kondisi tersebut karena pasarnya cukup besar. Penggunaan mesin OBM model tersebut banyak digunakan oleh nelayan-nelayan dalam negeri.

"Komposisi masih banyak mesin OBM 2-tak. Penjualan Sekitar 70 persen untuk model ini," tegas Handayani. [Ikh]


Komentar