Sudah Dipatenkan, Garansindo akan Buktikan Gesits Terbaik Share this

Sudah Dipatenkan, Garansindo akan Buktikan Gesits Terbaik

Denny Basudewa
pada 29 Juni 2016

Foto: Motor listrik Gesits mulai diproduksi pada 2017.

JAKARTA – Motor listrik Gesits akan masuk jalur produksi. Menurut Muhammad Al Abdullah CEO Garansindo Group, Gesits sudah bisa dibeli konsumen pada 2018.

Saat ini proses pengembangan baterai sedang dilakukan dan melibatkan dua universitas negeri ternama. Klaim Garansindo Group, motor listrik Gesits akan menjadi motor listrik terbaik di kelasnya, sebab spesifikasinya mirip motor listrik Zero.

“Pengembangan Gesits sudah masuk tahap akhir. Jika baterai selesai maka Gesit sudah bisa diproduksi awal 2017 dan awal 2018 sudah bisa dibeli konsumen,” ungkap Abdullah.

Terkait lokasi pembuatan Gesits, pria akrab disapa Memet itu menyatakan bahwa nantinya produksi motor listrik karya anak bangsa tersebut berpusat pada satu tempat. Namun Ia belum tertarik menjelaskan di mana posisinya.

“Kami telah sepakat untuk tidak mengumumkan lokasi produksi Gesits terlebih dahulu,” jelas Abdullah.

Gesit sendiri mendapatkan respon cukup positif dari masyarakat. Garansindo sendiri telah menghentikan pemesanan motor tersebut melalui jalur online. Menurutnya, jumlah pesanan telah mencapai 15 ribu unit.

“Untuk pemesanan sudah kami tutup karena sudah terlalu banyak. Kami baru akan membuka kembali pendaftaran jika sudah dekat peluncuran unit,” cetusnya.

Berbicara mengenai kandungan bahan lokal, Abdullah meyakini bahwa produknya nanti akan menggunakan 100 persen komponen lokal.

Mimpinya menjadi manufaktur semakin dekat dengan Gesits. Meskipun disebut-sebut meniru desain Honda Vario, Abdullah tidak bergeming justru telah mempatenkan desain kuda besinya tersebut. Bahkan beberapa teknologi salah satunya belt diakui sudah dipatenkan.

Menurutnya, motor listrik murni karya anak bangsa ini mampu menempuh jarak 100 km, setelah baterai terisi penuh. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai adalah sekitar 1,5 hingga 4 jam. Namun jika menggunakan alat khusus, hanya membutuhkan waktu 30 menit saja. Gesits sendiri dibekali dengan baterai lithium ion.

Skuter yang dikembangkan bersama para ahli dari ITS dan dua kampus lainnya itu akan dibanderol dengan kisaran harga antara Rp15 juta dan Rp20 juta. Untuk bisa mewujudkan langkahnya, Memet berharap campur tangan dari pemerintah. Karena tanpa adanya dukungan dari pemerintah, upayanya akan menjadi sia-sia. [Dew/Ikh]


Komentar