Garansindo Gaet 2 Universitas Kembangkan Baterai Gesits Share this

Garansindo Gaet 2 Universitas Kembangkan Baterai Gesits

Denny Basudewa
pada 29 Juni 2016

Foto: Skuter listrik Gesits mulai diproduksi pada 2017.

JAKARTA – Pasar motor Indonesia akan kedatangan pemain baru yaitu Gesits. Skuter listrik ini rencananya akan mulai diproduksi 2017 di Indonesia.

Proses persiapan sedang dilakukan PT Garansindo Inter Global (GIG) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya selaku pengembang motor ramah lingkungan ini, termasuk baterai untuk Gesits.

Muhammad Al Abdullah, CEO GIG memaparkan bahwa pihaknya menggaet dua universitas ternama di Indonesia guna mengembangkan baterai pada Garansindo Electric Scooter ITS (Gesits). Penandatanganan MoU (kesepahaman) tersebut, akan dilakukan usai Hari Raya Lebaran 2016.

Dua universitas ini akan bekerjasama bertugas untuk mengembangkan kualitas cell, dan recycle dari baterai Gesits itu sendiri. Hal ini diungkapkan sebagai jawaban atas keraguan beberapa pihak terhadap proses recycle dari baterai motor listrik.

"Saat ini Gesits tengah dalam proses pengetesan untuk memulai produksi pada awal semester tahun depan. Kami telah sepakat dengan dua universitas ternama di Indonesia untuk melakukan pengembangan baterai dan proses recycle,” ucap Abdullah di Flagship Store Ducati, Kemang, Jakarta, Selasa malam (28/06).

Upaya kerjasama dengan dua universitas ternama ini, dilakukan guna menjadikan Gesits 100 persen motor listrik buatan lokal. Guna mewujudkan hal tersebut, GIG tengah mendekati pihak pemerintah untuk membuat regulasi terkait motor listrik.

“Kami sedang mendekati pemerintah supaya mengatur regulasi yang ngga memihak asosiasi motor konvensional. Karena selama ini pemerintah terlalu mengacu pada acuan AISI dan Gaikindo. Kalau seperti itu ditakutkan nantinya akan terjadi conflict of interest,” lanjutnya.

Menurutnya, untuk membuat regulasi mengenai motor listrik di Indonesia tidaklah sulit. Karena bisa mengadopsi regulasi milik negara lain. Adapun, Gesit dianggap sebagai langkah paling cepat guna mewujudkan mimpi Garansindo menjadi manufaktur kendaraan bermotor. [Dew/Ikh]


Komentar