Memilih Desain Kunci Helm yang Baik dan Benar Share this
Tips
Mode baca

Memilih Desain Kunci Helm yang Baik dan Benar

Amos Arya
pada 23 Oktober 2017

Foto: Helm dengan beragam tipe pengunci (foto: Amos Arya)

JAKARTA - Helm menjadi salah satu alat keselamatan berkendara yang sangat penting dan para pengguna kendaraan bermotor harus menggunakannya dengan benar.

Selama bertahun-tahun, Kepolisian Lalu Lintas Indonesia menerapkan disiplin penggunaan helm bagi para pemotor. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi angka kematian akibat kecelakaan pengguna sepedamotor.

Salah satu kampanye polisi soal penggunaan helm yang baik dan benar adalah helm yang menggunakan desain kunci (di bagian dagu) hingga berbunyi "klik", umumnya helm dengan model kunci Fast Buckle, Microlock. Model kunci tersebut diakui bisa melindungi kepala secara maksimal.

Namun jika ditelaah lebih jauh lagi, bahwa helm yang telah beredar di Indonesia memiliki beragam tipe pengunci seperti Fast Buckle, Microlock, D-Ring dan Double-D Ring. Pada umumnya, tipe pengunci Fast Buckle dan Microlock banyak digunakan oleh produsen helm.

Tetapi jika dilihat secara kualitas, sistem pengamanannya kurang baik untuk dua tipe pengunci tersebut. Kenapa? Karena kedua tipe pengunci itu mudah rusak sehingga potensi terlepas dari kepala ketika terjadi kecelakaan.

Sedangkan untuk helm dengan tipe pengunci D-Ring dan Double-D Ring, menurut kepolisian lebih aman baik itu untuk helm balap dan helm sehari-hari dengan model half-face dan full-face.

Kendati demikian, kendalanya adalah tipe pengunci D-Ring dan Double-D Ring umumnya tersimpan pada helm berharga cukup mahal. Kondisi ini membuat banyak pemotor beralih menggunakan helm dengan tipe pengunci Fast Buckle dan Microlock karena harganya lebih terjangkau.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Budiyanto, Kasubdit BinGakum Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa melarang para pengguna motor memilih helm tipe kunci Fast Buckle, Microlock. Dengan syarat, setelah bunyi "klik", selanjutnya tarik ujung tali pengaman dan buat simpul lain demi keamanan.

“Kami menyarankan agar para pengguna motor untuk mengunci helm dengan benar. Kami tidak bermaksud para pengguna motor menggunakan helm dengan kualitas buruk. Kami memberikan kebebasan kepada para pengguna motor untuk memilih helm sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka,” tutur AKBP Budiyanto.

Helm memang memiliki peranan sangat penting bagi para pengguna sepedamotor dan tidak perlu diragukan lagi efek dari safety gear ini. Namun masih banyak pengendara motor yang malas menggunakan helm dengan berbagai alasan. [Amo/Ikh]


Komentar