Lorenzo Dinilai Tidak Punya Naluri Balap Share this
MotoGP
Mode baca

Lorenzo Dinilai Tidak Punya Naluri Balap

Denny Basudewa
pada 22 Desember 2017

Foto: Jorge Lorenzo

BOLOGNA – Jorge Lorenzo disebut sebagai pembalap yang tidak mempunyai naluri.

Memutuskan untuk pindah dari Yamaha merupakan sebuah langkah yang besar bagi Lorenzo. Pembalap Spanyol tersebut diyakini banyak orang akan mengikuti jejak Valentino Rossi yang tidak berhasil bersama Ducati.

Pada awal musim, Lorenzo mengalami masa yang sangat sulit. Dirinya tidak hanya sulit untuk mencapai barisan terdepan, bahkan pembalap berjuluk Por Fuera ini beberapa kali tercecer di barisan belakang.

Pencapaian Lorenzo kemudian mulai membaik seiring berjalannya waktu, perlahan tampak menemukan ritme balapan sejak paruh kedua musim. Bahkan Lorenzo nyaris memenangkan balapan pertamanya bersama Ducati di MotoGP pada seri Sepang.

Meskipun terus menunjukkan perbaikan performa, namun bagi kepala mekaniknya yakni Christian Gabarrini, Lorenzo dinilainya sebagai pembalap yang tidak memiliki naluri. Ia bahkan membandingkan dengan Casey Stoner yang sebelumnya berada di bawah penanganannya

“Dalam hal talenta, mereka mirip, namun dari segi karakter keduanya sangat berbeda. Casey adalah pembalap yang memiliki insting kuat. Ia hanya butuh beberapa tikungan untuk mengerti apa yang dibutuhkan. Sementara Jorge sangat sensitif namun instingnya kurang,” ungkap Gabarrini.

Gabarrini juga menjelaskan bahwa pada awal musim, ketika Lorenzo menjalani balapan dengan buruk, kondisi garasi Ducati sangat stress. Begitu banyak tekanan karena apa yang dilakukan tidak ada yang berhasil.

“Pada beberapa momen, saya merasakan tekanan yang sangat tinggi, karena apa yang kami lakukan untuk Jorge tidak berhasil. Tapi itu adalah bagian dari tugas dan kami juga berupaya untuk melepaskan pembalap dari tekanan,” ujar Gabarrini. [Dew/Ari]


Komentar