Jaguar Land Rover Kembangkan Teknologi Otonom untuk Offroad Share this

Jaguar Land Rover Kembangkan Teknologi Otonom untuk Offroad

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 12 Juli 2016

Foto: Jaguar Land Rover kembangkan teknologi otonom untuk offroad.

COVENTRY - Jaguar Land Rover (JLR) adalah produsen mobil yang melihat potensi teknologi otonom (mobil bergerak sendiri) di masa depan. Menurut JLR, teknologi otonom tidak melulu untuk jalan aspal, tapi potensi untuk medan semi offroad.

Karena itu, berbagai uji coba dilakukan menggunakan teknologi otonom sampai ke medan semi offroad. Tujuannya agar mobil otonom memiliki kemampuan melibas segala medan.

Dalam uji coba yang dilakukan, JLR menggunakan jalan rusak yang merupakan lahan khusus bagi pengetesan sejumlah teknologi termasuk komunikasi mobil otonom.

Untuk mengaktifkan teknologi otonom untuk segala medan, JLR memanfaatkan teknologi penginderaan baru untuk memberikan tingkat tinggi kecerdasan mobil untuk merencanakan rute yang harus di ambil.

Teknologi ini mampu mengidentifikasi permukaan jalan menggunakan kamera, ultrasonik, radar dan LIDAR sensor untuk membuat visualisasi lengkap 360 derajat dari lingkungan yang ada di sekitar mobil.

JLR mengatakan sensor-sensor ini sangat canggih untuk bisa menentukan karakteristik permukaan jalan, sampai ke lebar ban, bahkan dalam kondisi hujan dan salju, sementara merencanakan rutenya sendiri.

"Kami tidak ingin membatasi masa depan mobil otonom. Ketika pengemudi memutuskan keluas dari jalan aspal dan ke jalan semi offroad, kami ingin mobil didukungan fitur ini untuk melanjutkan perjalanan," kata Tony Harper, kepala penelitian JLR.

Teknologi dimaksud lebih dari itu. Tony Harper menjelaskan mobil akan tersimpan sistem komunikasi V2V yang mampu menghubungkan kendaraan satu sama lain. Fitur ini akan sangat berfungsi ketika mobil dalam kondisi konvoi. Artinya jika kendaraan di depan berhenti, maka kendaraan lain di belakang dalam kondisi siaga. [Ikh/Idr]


Komentar