Kemunculan Personal Cockpit Hyundai Layaknya Asisten Pribadi Share this

Kemunculan Personal Cockpit Hyundai Layaknya Asisten Pribadi

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 07 Maret 2018

GENEVA - Hyundai memamerkan kemajuan teknologinya melalui sistem bernama Personal Cockpit di Geneva Motor Show 2018. Jika diaplikasikan, pengemudi serasa memiliki asisten pribadi di dalam mobilnya.

Pabrikan asal Korea ini terus meningkatkan eksistensinya di daratan Eropa. Melalui Geneva Motor Show 2018 yang berlangsung pekan ini, Hyundai menghadirkan kokpit cerdas berbasis teknologi pengenalan suara (Artificial Intelegent) hingga Internet of Things (IoT).

Melalui perangkat ini, pengemudi bisa melakukan perintah suara tanpa harus disibukan menekan tombol atau menyentuh layar monitor. Di beberapa kendaraan, fitur ini memang sudah tersedia. Namun, kemampuan kokpit cerdas hyundai melebih ekspektasi pada umumnya.

Tidak hanya bisa memutar lagu, Personal Cockpit ini memiliki kemampuan membawa mobil pulang ke rumah (car-to-Home). Bahkan, pemilik mobil juga bisa menyalakan lampu hingga menyetel lagu sebelum tiba di rumah. Koneksi tanpa batas inilah yang menjadi kunci keunggulan teknologi Hyundai.

Teknologi pendeteksi suara Hyundai ini mampu mengenali dan menyelesaikan perintah secara terpisah (multiple-command recognition), meski dalam kalimat yang sama.

Hal paling menarik lainnya adalah ketika Personal Cockpit Hyundai bertindak sebagai asisten pribadi. Teknologi wellness care yang terdiri dari dua sensor yakni pada setir dan jok, mampu mendeteksi denyut jantung pengemudi.

Jika pengemudi stres, sang asisten bakal menampilkan konsultasi visual dengan dokter atau Personal Cockpit akan berinisiatif membuat keadaan di dalam kabin lebih nyaman. Contohnya, memberikan pencahayaan yang bakal menyamankan pemilik mobil.

Hyundai mengembangkan teknologi ini melalui salah satu departemen internal mereka bernama Tune!T. Di dalamnya juga terdapat fitur di mana jok akan otomatis menyesuaikan diri dengan tinggi pengemudi.

Ke depan, Hyundai juga akan terus menngembangkan kemampuan mobil pintar mereka. Salah satunya adalah menjalin kerjasama dengan perusahaan IT, Cisco.

Mereka bahkan mengklaim sudah menggarap perangkat lunak berbasis Ethernet. Sebuah koneksi tanpa batas yang akan dibawa ke pasar otomotif dunia, 2019 mendatang.[Ary/Ari]


Komentar