Indonesia Jadi Sasaran Kolaborasi Toyota dan Uber Share this
Berita Mobil
Mode baca

Indonesia Jadi Sasaran Kolaborasi Toyota dan Uber

Muhammad Ikhsan
pada 27 Mei 2016

Foto: Indonesia menjadi sasaran empuk kolaborasi Toyota dan Uber.

TOKYO - Toyota mengumumkan menjalin kerjasama dengan layanan jasa transportasi berbasis internet, Uber. Toyota ingin membangun layanan transportasi lebih, aman, cerdas dan efisien di masa depan.

Kedua perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman (MOU), di mana sasaran mereka adalah negara-negara dengan penggunaan aplikasi Uber berkembang cukup signifikan.

Kerjasama ini dikabarkan dimulai pada pertengahan 2016. Toyota disebutkan telah menanamkan investasi khusus yang tidak disebutkan jumlahnya.

Di samping itu, sebagai bagian dari kemitraan ini, Toyota akan membuat program leasing khusus pengendara uber.

Jika melihat dari bentuk kerjasama ini, besar kemungkinan Indonesia dan negara berkembang lain akan menjadi sasaran kedua perusahaan. Sebab, seperti Indonesia sangat memenuhi syarat untuk mengembangkan bisnis Toyota dan Uber.

"Ridesharing memiliki potensi besar dalam hal membentuk masa depan layanan transportasi. Melalui kerjasama ini, kami ingin mengeksplorasi cara-cara baru dalam memberikan layanan mobilitas aman, nyaman dan menarik bagi pelanggan," kata Shigeki Tomoyama, senior managing officer of Toyota Motor Corporation.

Emil Michael, Chief Business Officer of Uber menyambut baik ketertarikan Toyota untuk berkolaborasi dengan Uber sebagai bagian dari kemitraan global. Emil berharap, Toyota sebagai kendaraan sangat populer di dunia bisa menjadi rekan bisnis yang baik bagi Uber di masa depan.

"Toyota adalah kendaraan paling populer kini hadir bersama Uber. Kami berharap berkolaborasi dengan Toyota, dimulai dengan ekspansi usaha pembiayaan kendaraan kami bisa menjadi bisnis menguntungkan di masa depan," tutup Emil. [Ikh/Idr]


Komentar