Alasan Suzuki Burgman Street 125 Tidak Dijual di Indonesia Share this
Berita Motor
Mode baca

Alasan Suzuki Burgman Street 125 Tidak Dijual di Indonesia

Denny Basudewa
pada 25 Juli 2019

Foto: Suzuki Burgman Street 125

TANGERANG – Suzuki Burgman Street 125 diam-diam hadir di Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2019.

Kehadiran skutik buatan Suzuki India tersebut mengundang pertanyaan publik. Apakah Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan menjadi produk terbaru mereka di pasar Tanah Air. Mengingat sebelumnya Suzuki Burgman 200 buatan Thailand telah dipasarkan dengan harga terakhir Rp 59 jutaan.

Namun saat itu Suzuki Burgman Street 125 yang ‘tiba-tiba nongol’ di PRJ 2019, merupakan pajangan semata alias tidak dijual. Unit tersebut dijadikan pihak SIS sebagai alat untuk melakukan studi akan respon pasar.

Skutik tersebut dikatakan mendapat respon cukup baik dari masyarakat meskipun dengan beberapa catatan. Meskipun memiliki desain yang bagus, namun beberapa komponen dianggap tidak sesuai oleh para pengunjung pasar rakyat tahunan tersebut di atas.

“Kami memang melakukan tes pasar di sana (PRJ 2019). Setelah tampil di sana responnya cukup baik, namun dengan beberapa catatan seperti ban yang ukurannya cukup kecil. Selain itu juga ada komentar tentang penggunaan sistem pembakaran yang masih menggunakan karburator,” ucap Yohan Yahya, Department Head of Sales & Marketing 2W di ICE BSD, Tangerang, hari ini (25/07/2019).

Suzuki Burgman Street 125 menggunakan ban depan 12” dengan ukuran 90/90. Sementara ban belakangnya 10” berukuran 90/100. Perpaduan ini yang menjadi perhatian para pengunjung pameran. Para pesaingnya di kelas skutik premium mengandalkan ban 13” hingga 14”.

Selain itu, di kelas yang sama, motor sejenisnya mengandalkan sistem injeksi hingga teknologi canggih pada bukaan katup. Hal inilah yang akhirnya SIS masih belum berani memasarkan Burgman Street 125 di Tanah Air. [Dew/Idr]


Komentar