Maxi Yamaha Strategi Jitu Jaga Persaingan Share this
Berita Motor
Mode baca

Maxi Yamaha Strategi Jitu Jaga Persaingan

Denny Basudewa
pada 13 Juni 2018

Foto: Maxi Yamaha

JAKARTA – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menggunakan strategi baru Maxi Yamaha dalam memasarkan produk-produknya untuk menkaga atmosfer persaingan dengan kompetitor.

Melalui label Maxi Yamaha, produsen sepedamotor asal Jepang tersebut mampu membuat segmen baru di Tanah Air. Diawali dengan Yamaha NMax yang diluncurkan pada 2015. Skutik bertubuh gambot tersebut mampu diterima positif oleh masyarakat.

Sukses dengan Nmax, Yamaha kembali mencoba peruntungan dengan menghadirkan Aerox155. Skutik yang mengusung konsep sport ini juga berhasil mendapatkan hati pengguna sepedamotor di Indonesia.

Tidak puas dengan dengan kedua proyek tersebut, Yamaha kemudian menghadirkan Xmax 250. Dengan bodi dan mesin yang lebih besar dari kedua produk sebelumnya, Xmax 250 menjadi bahan perbincangan banyak orang.

Untuk produknya satu ini, Yamaha menerapkan cara pemasaran yang sedikit berbeda. Mereka menerapkan strategi pemesanan online sehingga berhasil membuat orang penasaran. Meskipun penjualannya tidak sebesar Nmax dan Aerox155, namun performa Xmax 250 di pasaran cukup mengilap.

Pada 2018, YIMM mengenalkan keluarga baru Maxi Yamaha melalui Lexi. Produk tersebut merupakan model dengan kapasitas mesin paling kecil dari sebelumnya. Manufaktur berlambang Garpu Tala ini berhasil menggoda para pengguna sepedamotor pemula yang ingin naik kelas.

“Yamaha memang merubah strategi pemasaran lewat Maxi Yamaha. Dengan memiliki motor premium, konsumen lebih memiliki kebanggaan tersendiri,” ujar M.Abidin, GM After Sales & Motorsport YIMM saat ditemui beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui Yamaha Indonesia saat ini tidak lagi memasarkan produk-produk jenis skutik di segmen 110 cc. Varian low entry dari mereka seperti X-Ride, Fino, Soul GT hingga Mio yang legendaris menggunakan mesin 125 cc.

Langkah yang diambil Yamaha sebenarnya cukup mengherankan. Karena Honda yang masih menjual skutik 110 cc seperti Vario, Beat dan Scoopy justru mendominasi pasar. Pabrikan berlambang Sayap Mengepak tersebut tersenyum lebar, karena produk-produknya tersebut laku keras di pasaran.

Akankah Yamaha Indonesia dapat membalikkan situasi melalui strategi Maxi ?. Hanya waktu yang bisa menjawab. [Dew/Ari]


Komentar