Yudhistira Hengkang dari Kawasaki dan Manual Tech Share this
Balap Lain
Mode baca

Yudhistira Hengkang dari Kawasaki dan Manual Tech

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 03 Desember 2018

Foto: Yudhistira mencari tim baru untuk ARRC 2019.

BURIRAM - Pembalap Indonesia, Ahmad Yudhistira terpaksa hengkang dari Kawasaki dan tim Manual Tech yang sudah dibelanya selama 7 tahun.

Seri Asia Road Racing Championship (ARRC) di Thailand akhir pekan lalu, bukan hanya menjadi penutup rangkaian musim balap 2018. Itu rupanya menjadi balapan perpisahan Yudhistira bersama tim Manual Tech KYT Kawasaki.

Dua podium ketiga yang diraih pengguna nomor 33 itu ternyata belum bisa membuat kedua pihak tetap bekerjasama tahun depan. Alasannya karena tak ada anggaran buat Yudhistira untuk balapan di kelas baru ARRC yaitu ASB1000. Sementara dia harus naik ke kelas tersebut.

"Ada regulasi baru mengenai pembatasan umur maksimal 25 tahun dan prestasi di 3 besar tidak boleh stay. Tahun depan saya tidak boleh balapan 600 cc, tapi harus naik ke 1.000 cc. Tapi, PT KMI (Kawasaki Motor Indonesia) tidak ada budget buat balapan itu," kata Yudhistira kepada Otospirit.com (2/12).

Pembalap kelahiran 30 April 1993 sangat menyayangkan kejadian ini. Kawasaki dan Manual Tech juga bukan tim yang dibelanya 1-2 tahun, melainkan 7 tahun. Kondisi itu pun seolah memaksanya berhenti dari balapan Asia.

"Saya sedih karena sudah bekerja 7 tahun di tim Manual Tech dan mereka sudah seperti keluarga. Untuk saat ini juga belum ada penawaran dan saya juga akan cari tim baru. Saya sudah bicara dengan tim Anthony West untuk bergabung. Tapi, mereka baru bisa kasih jawaban Januari 2019 nanti," terang Yudhistira lagi.

Pernyataan tersebut sekaligus menangkal pernyataan pihak PT KMI atas dukungannya kepada Manual Tech untuk terjun di ASB1000. Padahal, Yudhistira sangat mengharapkan balapan 1.000 cc, sementara kenyataan berkata lain. Terakhir, dia bahkan sempat mencetuskan ide balapan kelas AP250. [Ary/Ari]


Komentar