Test Drive Hyundai Tucson GLS Share this
Review Mobil
Mode baca

Test Drive Hyundai Tucson GLS

Denny Basudewa
pada 14 Juli 2016

Foto: Desain Maskulin pada Hyundai Tucson

JAKARTA – Hyundai Tucson generasi terbaru berhasil memukau para pencinta Sport Utility Vehicle (SUV) di Tanah Air. SUV Korea ini pertama kali dikenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016.

Hasil karya Peter Schreyer dan Thomas Burkle, menjadikan Hyundai Tucson generasi ketiga ini tidak lagi terlihat kaku dan monoton. Sebagai small SUV, dimensi secara keseluruhan kendaraan ini bertambah dan diyakini guna meningkatkan stabilitas berkendara.

Hyundai Tucson juga disebut-sebut telah mendapatkan sertifikasi dalam hal standar keamanan. Dengan tampilan revolusioner dari Tucson, PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) semakin percaya diri menatap masa depan penjualan produknya.

Hyundai Tucson Grille dan Headlamp Hyundai Tucson Tampil Mewah

Berbeda dengan sebelumnya, generasi ketiga dari Hyundai Tucson ini kian memikat berkat penggunaan grille besar dan desain headlamp yang mewah. Bagian inilah yang kami sebut serupa dengan sang kakak. Sayang HMI hanya memasukkan satu varian dari Tucson yakni GLS 2.0.

Headlamp terlihat mewah berkat penggunaan projector dengan adjuster leveling dan Daytime Running Light (DRL). Pada bagian buritan, Hyundai Tucson memakai teknologi LED pada bagian lampunya.

Desain Tucson tersebut nampaknya akan digunakan seragam dengan produk Hyundai lainnya. Diklaim sebagai pesaing Honda HR-V, Hyundai Tucson menawarkan sensasi berkendara yang berbeda dengan kompetitornya.

Hyundai Tucson Kabin Mewah Hyundai Tucson

Masuk kedalam kabin, kesan mewah pada interior tidak bisa dilepaskan. Hal ini terlihat jelas pada penggunaan material kulit pada jok depan maupun belakang. Beberapa sentuhan plastik berkelir silver turut mendongkrak kesan elegan pada interior Hyundai Tucson.

Salah satu keunggulan SUV asal negeri Ginseng, Korea ini adalah kesenyapan kabin. Ketika masuk kedalam mobil ini, baik penumpang maupun pengendara dapat fokus menikmati alunan musik, sehingga memberi nilai lebih saat melakukan perjalanan panjang sekalipun.

Meskipun dilengkapi sejumlah peranti mewah nan elegan, Hyundai Tucson tidak dilengkapi dengan sistem audio yang canggih. Anda tidak akan menemukan layar monitor beresolusi tinggi untuk menampilkan sejumlah hiburan.

Hal ini dikarenakan Hyundai Tucson hanya dipersenjatai headunit standar monochrome. Meskipun terkesan ketinggalan jaman, fungsi dari sistem audio mobil ini tidak kalah dengan mobil masa kini. Sistem audio pada SUV lima penumpang ini dapat terkoneksi dengan perangkat iPod dan smartphone Anda.

Selain berbicara fitur, kami juga ingin menyoroti kapasitas kabin Hyundai Tucson. Dengan dimensi yang bertambah, tentunya akan berdampak pada kenyamanan dalam kabin. Dimensi panjang yang bertambah 65 mm dan lebar 30 mm, menyuguhkan ruang nan lapang pada kabin.

Sayang, sejumlah peranti elektronik yang telah melekat pada Hyundai Santa-Fe, menghilang dari Hyundai Tucson generasi terbaru. Peranti seperti elctronic car seat, panoramic roof, dan cruise control tidak disertakan. Hal ini tentunya berkaitan dengan harga jual keduanya yang berselisih cukup jauh.

Kenyamanan penumpang belakang semakin bertambah berkat adanya fitur reclining seat pada jok belakang dan kisi ac pada konsol tengah. Fitur ac digital juga ditiadakan pada Hyundai Tucson, meskipun tidak mengurangi daya sembur ac dalam mengatur suhu ruangan.

Hyundai Tucson Akselerasi Hyundai Tucson Cukup Mumpuni

Usai menyimak kondisi kabin, kami langsung berhasrat untuk mencoba kemampuan mesin Hyundai Tucson. Masih mengandalkan mesin yang sama dengan generasi sebelumnya, 2000cc 4-silinder mampu memuntahkan tenaga 154 hp dan torsi 196 Nm.

Performa Tucson sendiri menurut kami terbilang biasa. Hentakan tenaga mesin saat pedal gas kami injak dalam-dalam kurang memuaskan. Padahal kami berharap lebih dari mesin berkode NU 2.0 MPI D-Cvvt.

Menyoroti kemampuan sistem peredam kejut, untuk pemakaian harian Hyundai Tucson cukup bersahabat. Namun suspensinya ini terasa cukup keras saat melintasi speedtrap. Kemampuan suspensi Hyundai Tucson baru terasa unggul pada bagian handling. Tucson cukup enak diajak menikung dan menanjak. Hal ini mungkin berkat penambahan wheelbase kendaraan.

Dari segi keselamatan, kendaraan ini dilengkapi ABS dan EBD. Guna mendapatkan kapasitas yang lebih besar, kursi baris kedua dapat dilipat rata dengan lantai bagasi.

Dengan Banderol Rp 385 juta, all-new Hyundai Tucson secara langsung menantang Chevrolet Captiva, Mitsubishi Outlander Sport dan Kia Sportage di Tanah Air. [Dew/Ikh]

Spesifikasi Hyundai Tucson GLS:

MESIN

Tipe: NU 2.0 MPI D-Cvvt

Kapasitas: 1.999 cc

Silinder: 4

Tenaga maksimal: 154 hp @ 6.200 rpm

Torsi maksimal: 196 Nm @ 4.00 rpm

Kapasitas tangki: 62 liter

Transmisi: Automatic shiftronic 6 speed

Turning radius: 5.29 m

Ban: Alloy 225/60 R17

DIMENSI

Panjang: 4.475 mm

Lebar: 1.850 mm

Tinggi: 1.645 mm

Wheelbase: 2.670 mm

SUSPENSI

Depan: Mac Pherson Strut anti Rollbar

Belakang: Multi Link

REM

Rem: Dual Diagonal, Split-Circuit, Power-Assist, Brake System with EBD

Depan: Vertilated Disc

Belakang: Disc

ABS: 4-Wheel Electronic, 4-Sensor, 4-Channel Brake distribution, brake torque distribution systems (EBD)


Komentar