Rossi Kalah di Australia Karena Gaya Balapnya Kuno Share this
MotoGP
Mode baca

Rossi Kalah di Australia Karena Gaya Balapnya Kuno

Denny Basudewa
pada 29 Oktober 2018

Foto: Valentino Rossi di Phillip Island

PHILLIP ISLAND – Valentino Rossi tidak bisa mengimbangi performa ciamik rekan satu timnya Maverick Vinales, karena mengalami masalah ban depan jelang balapan berakhir.

Nasib pembalap Yamaha mulai menunjukkan titik cerah setelah menjalani MotoGP Thailand 2018. Mereka terlihat sudah bisa mengatasi permasalahan yang membelit selama ini. Hal ini ditunjukkan dengan melejitnya Vinales di podium ketiga di sirkuit Buriram, Thailand.

Pada MotoGP Jepang 2018, Rossi sempat menyodok di barisan terdepan, namun dipaksa menyerah dan melintasi garis finish keempat di sirkuit Twing Ring Motegi, Jepang. Kemudian kemampuan Yamaha YZR-M1 kembali menunjukkan performa terbaiknya di sirkuit Phillip island.

Setidaknya sejak awal lomba, tiga pembalap Yamaha merangsek ke barisan terdepan. Rossi, Johann Zarco kemudian disusul Vinales tampil kompetitf dan kembali meramaikan perebutan kemenangan. Terlepas dari Zarco yang mengalami insiden dengan Marc Marquez, ternyata Rossi masih memiliki masalah pada motornya.

Rossi yang awalnya tampil kompetitf, kemudian melemah dan tidak bisa meladeni perlawanan kompetitornya. Kenyataannya hasil yang dicapai Rossi bertolak belakang dengan Vinales karena bisa memenangkan balapan dengan mulus.

“Ini hari yang spesial untuk Yamaha setelah sekian lama. Karena Yamaha sudah cukup lama tidak merasakan kemenangan, tapi kami masih punya pekerjaan rumah. Saya sudah merasa nyaman dengan ban belakang tipe hard. Namun saya merasa khawatir dengan ban depan,” ujar Rossi usai balap.

Menanggapi hal ini, Rossi mengatakan motor yang digunakan hampir sama setingannya dengan Vinales. Namun Ia menyadari bahwa gaya membalapnya dengan Vinales berbeda sehingga tidak bisa meraih hasil yang sama.

“Secara umum motor kami tidak terlalu berbeda. Kami hanya memiliki perbedaan pada gaya balap ketika melakukan akselerasi. Saya merasa motor mengalami gejala spin terlalu banyak sementara Maverick tidak,” jelas Rossi kemudian.

Vinales disebut-sebut membalap lebih lembut dan halus sehingga ban yang digunakan lebih awet sepanjang balapan. Sementara Rossi lebih boros dalam penggunaan ban sehingga jelang akhir lomba Rossi selalu menderita. [Dew/Ari]


Komentar