Perjudian Lorenzo Soal Ban Menuai Hasil Buruk Share this
MotoGP
Mode baca

Perjudian Lorenzo Soal Ban Menuai Hasil Buruk

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 22 Agustus 2016

Foto: Jorge Lorenzo

BRNO- Jorge Lorenzo harus finish tanpa dapat poin di balapan MotoGP Ceko 2016. Menurut Lorenzo, pemilihan ban salah membuatnya kehilangan poin. Sementara itu rekan setimnya Valentino Rossi finish di urutan dua, atau di belakang Cal Cutchlow.

Pemilihan ban berkompon hard Cal Crutchlow dinilai tepat dan memberikan keuntungan, sementara Rossi berhasil menuntaskan balapan di urutan dua berkat kombinasi ban soft dan ban hard pada motornya.

Sebenarnya, Lorenzo menggunakan strategi ban sama dengan Rossi. Bedanya Rossi berhasil naik podium jadi runner up, pembalap asal Spanyol Lorenzo hanya bisa finish di urutan ke-17. Hal itu karena Lorenzo sampai dua kali mengganti motor untuk menyiasati masalah ban.

Dikatakan Lorenzo memilih ban adalah perjudian jelang balapan dimulai. Dan perjudian Lorenzo justru berakhir dengan keterpurukan.

Lorenzo terus kehilangan posisinya karena tidak bisa mengontrol kuda besinya. Ia dan pembalap Movistar Yamaha Rossi tersebut melorot ke posisi sepuluh besar saat balapan baru dimulai.

Di 10 lap terakhir, Lorenzo memilih masuk ke pit dan mengganti motor yang menggunakan ban kering -padahal Lorenzo ketika itu sudah masuk lagi ke posisi 10 besar-. Saat itu Lorenzo mulai mengalami penurunan posisi.

Setelah satu putaran, Ia kembali masuk pit untuk kembali menggunakan lagi motornya yang pertama. Motor ini sudah diganti bannya menggunakan ban basah baru. Crew Yamaha di pit melihat Lorenzo seperti sedang mengalami kebingungan dengan pilihannya sampai harus dua kali ganti motor.

Seperti dijelaskan bahwa Lorenzo mengeluhkan ban soft Michelin sehingga harus menggantinya. Dengan kejadian ini Lorenzo menilai crew tidak pamah dengan apa yang Ia lakukan di lintasan.

"Mereka (crew) tidak memahami kondisi ban di lintasan. Ramon (Forcada, kepala crew) tidak paham kenapa saya ingin mengganti motor. Saya berganti ke ban slick karena lintasannya masih sangat basah, saya hanya ingin menuntaskan lap itu dan berganti motor lagi," ucap Lorenzo.

Berbeda dengan Crutchlow dengan pilihan ban hard membuatnya mampu menyalip pembalap-pembalap yang ada di depannya saat balapan menyisakan 15 lap lagi. Ia terus melesat ke posisi pertama dan memenangkan balapan.

Sedangkan Lorenzo dan pembalap lain mengeluhkan hal sama. Lorenzo mengalami ban depan rusak pada tujuh lap sebelum balapan berakhir sehingga harus menggantinya. Dengan hasil ini, posisi dua klasemen MotoGP 2016 direbut oleh Rossi dengan 144 poin, dan Lorenzo yang hanya mengkoleksi 138 poin berada di posisi ketiga. [Ikh]


Komentar